Sabtu, 3 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Petani di Desa Manunggal Karya Dapat Bantuan Bibit Durian

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Pohuwato , pada Rabu, 24 Agustus 2022 | 00:05 Tag: , , , , ,
  Penyerahan 450 bibit durian secara simbolis oleh pimpinan cabang Bank BRI Marisa, Abdul Muis kepada Sekretaris Desa Manunggal Karya, Nasiron pada Selasa, (23/08/2022) (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Petani di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato berkesempatan membudidayakan bibit pohon durian jenis Musang King yang diketahui keberadaannya masih terhitung langka di Indonesia.

Kesempatan tersebut didapatkan karena desa mereka masuk dalam program pemberdayaan “Desa Brilian” yang merupakan salah satu partisipasi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam membangun Indonesia.

Sekretaris Desa Manunggal Karya, Narison, mengatakan pada Tahun 2022, Bank BRI menargetkan 1.000 desa di seluruh Indonesia yang akan diberikan pelatihan dan dilaksanakan pada bulan April 2022 sampai dengan November 2022.

“Setelah melalui pelatihan tersebut, Desa Manunggal Karya terpilih menjadi salah satu desa yang masuk dalam Kategori Desa Brilian 2022,” kata Narison saat diwawancarai usai penobatan desa Brilian pada Selasa, (24/08/2022).

Lebih lanjut Narison juga menuturkan, tentunya hal tersebut tidak lepas dari potensi desa yang dinilai lebih banyak ke bidang pertanian, olehnya itu lewat salah satu program dari BRI tersebut, Petani di Desa Manunggal Karya mendapatkan sebanyak 450 bibit pohon durian jenis musang king secara gratis.

“Sasarannya masyarakat desa yang merupakan nasabah BRI aktif, nasabah baru, dan desa diberi wewenang untuk memberikan bibit ke kelompok tani “Tunas Harapan” karena kelompok tani ini khusus pengembangan sayur dan buah,” tutur Nasiron.

Narison juga menambahkan, dimana jenis durian musang king sendiri diketahui memiliki daging tebal, manis dan legit, bahkan menyaingi durian jenis montong. Selain itu durian jenis ini terbilang masih langka di Indonesia dan memiliki harga jual yang masih terbilang tinggi.(*)

Penulis: Rita Setiawati

(Visited 66 times, 1 visits today)

Komentar