Petani Rica Kerap Rugi

×

Petani Rica Kerap Rugi

Share this article
Petani rica saat sedang memetik hasil panen

 

Hargo.co.id GORONTALO – Sejumlah perkebunan rica di Gorontalo saat ini menghasilkan panen yang cukup melimpah. Namun sayang, meskipun hasil panen yang diperoleh maksimal, namun para petani belum tentu menikmati keuntungannya.

Bahkan, beberapa diantaranya kerap mengalami kerugian, dikarenakan tak bisa berbuat apa apa dalam penentuan harga jual hasil panen. Para pedagang sering kali menentukan sendiri harga pengambilan hasil panen dari para petani tersebut.

Jufri, petani rica di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo misalnya. Saat diwawancarai Gorontalo Post, ia mengaku, kecewa dengan harga rica yang ditentukan pedagang. Untuk saat ini, dalam sekilogram rica, pedagang mematok harga pengambilan Rp 8-10 ribu.

“Sementara di pasaran mereka menjualnya mulai Rp 18-22 ribu per kg, jadi harga beli merekauntuk hasil panen kami ini begitu rendah,” ungkapnya.
Agar tak mengalami kerugian pada musim panen ini, ia mengaku, memilih untuk menjual sendiri hasil panennya tersebut di pasar pasar tradisional. Sehingga keuntungan yang diperoleh lebih tinggi ketimbang dijual ke pedagang.

“Dalam sepekan misalnya saya panen 100 kg, sekitar 30 kg saya jual sendiri di pasar, sementara sisanya 70 kg dijual anak saya dan keluarga lain,” ungkapnya.

Hal ini sering kali dilakukan Jufri ketika harga pengambilan rica oleh para pedagang sangat rendah yang bisa berpotensi merugikan petani. “Kalau harga rendah, saya memilih jual sendiri hasil panen saya. Alhamdulillah keuntungan sedikit bertambah, meski saya harus sabar jualan keliling pasar pasar tradisional,” tuturnya saat diwawancarai Gorontalo Post baru baru ini.(dan/hargo)