Pilgub Gorontalo Mengerucut 3 Paslon, PPP-PDIP Isyaratkan Pasangan Baru

×

Pilgub Gorontalo Mengerucut 3 Paslon, PPP-PDIP Isyaratkan Pasangan Baru

Share this article
Para petinggi Gorontalo serta beberapa calon gubernur yang akan maju di pilgub Gorontalo. (dok Gorontalo Post)

Kemungkinan kedua adalah melahirkan pasangan baru. Peluang ini juga terbuka karena dalam penjaringan di PDIP dan PPP, ada beberapa kandidat yang mendaftar sebagai Cagub. Yaitu Sjafrudin Mosii yang juga telah diusulkan PPP sebagai Bacagub. Kemudian Hana Hasanah dan Gusnar Ismail. Siapa yang akan mendampingi ketiga figur ini, ada kemungkinan diambil dari kader PDIP.

Karena dalam koalisi, PDIP mendapatkan kewenangan untuk mengusulkan Cawagub, sementara PPP mengusulkan Cagub. Ada dua kader PDIP yang dipersiapkan ke Pilgub yaitu Tony Junus dan Kris Wartabone.

Juru bicara koalisi PDIP-PPP, La Ode Haimudin, menjelaskan, kajian di masing-masing partai baik PDIP dan PPP sedang berlangsung. Untuk PDIP , ada tim 5 yang bertugas untuk mengkaji pasangan calon dan berkomunikasi dengan kandidat.

“Ada empat alternatif pasangan calon yang kita kaji untuk diusulkan ke DPP sebagai pertimbangan dalam mengeluarkan rekomendasi calon,” jelasnya.

Keempat pasangan calon tersebut masing-masing duet NKRI, pasangan Zihad, kemudian Hasa Hasanah yang dipasang-pasangkan dengan tiga calon pendamping yaitu Kris Wartabone, Tony Junus dan Sjafrudin Mosii. Terakhir adalah Gusnar Ismail yang dipasang-pasangkan dengan Tony Junus, Kris Wartabone dan Hana Hasanah.

“Ya, pilgub bisa tiga pasang. Ada kemungkinan bagi kita untuk melahirkan pasangan baru (selain duet NKRI dan Zihad.red). Karena kita sedang mengkaji empat alternatif pasangan,” jelasnya.

Seberapa besar peluang bagi PDIP dan PPP melahirkan pasangan baru, La Ode mengatakan, peluangnya sangat besar. “Peluang untuk itu terbuka lebar. Tinggal bagaimana kita bisa meyakinkan DPP terhadap usulan daerah,” pungkasnya. (rmb/hargo)