Sementara partai yang memiliki dua kursi di DPRD Kota Gorontalo yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Gerindra menyatakan persiapan Pilwako sudah mulai dilakukan. Tetapi untuk membukan pendaftaran belum bisa dipastikan waktunya. Sekretaris DPC PBB Kota Gorontalo Leny Ontalu mengatakan belum bisa menentukan waktu pendaftarannya. “Kita tetap akan membukan pendaftaran penjaringan calon walikota maupun wakil walikota. Untuk waktunya belum bisa dipastikan.
Karena kita masih akan rapat lagi di internal partai,” katanya. Sementara itu Aleg Gerindra DPRD Kota Gorontalo Onis Jafar, juga mengatakan kalau Gerindra saat ini masih melakukan komunikasi dengan parpol lain. “Kita tetap mempersiapkan diri dalam menghadapi Pilwako,” kata Onis Jafar.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Hanura, Tien Suharti Mobiliu mengungkapkan pihaknya belum membuka pendaftaran figur yang akan diusung ke Pilwako. Alasannya, Partai Hanura sebelum membuka pendaftaran harus membentuk tim desk Pilkada. “Awal Mei kami akan bentuk desk Pilkada. Karena saat ini para Aleg Hanura sibuk reses. Setelah desk Pilkada terbentuk, dibukalah pendaftaran bagi figur yang ingin ikut Pilwako dengan mengendarai Partai Hanura,” kata Tien Suharti Mobiliu.
Tien Suharti Mobiliu menjelaskan bahwa tiga kursi milik Partai Hanura di parlemen memaksa untuk membangun koalisi guna mengusung satu pasangan. “Terkait koalisi, kami juga kini sementara dalam tahap komunikasi dengan sejumlah Parpol. Saya belum boleh mengingkap Parpol mana saja yang telah diajak komunikasi. Intinya, kini komunikasi tengah dilakukan,” kunci Tien Suharti Mobiliu.(wan/jdm/gip/hargo)
