Pilwako 2018! Mayoritas Parpol Masih Berleha-leha

×

Pilwako 2018! Mayoritas Parpol Masih Berleha-leha

Share this article
Ilustrasi Bakal Koalisi Pilwako 2018.

GORONTALO Hargo.co.id – Tahapan Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwako) Gorontalo 2018 sesungguhnya sudah sangat dekat. Tahapan Pilkada tahun depan dijadwalkan akan dimulai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Agustus mendatang. Sehingga idealnya parpol maupun figur yang akan berkompetisi pada hajatan Pilwako sudah harus mulai bersiap dari sekarang.

Dari delapan parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Gorontalo, baru partai Demokrat yang sudah menghidupkan mesin politiknya dengan membuka penjaringan calon Walikota-Wakil Walikota sejak 1 April lalu. Penjaringan itu dijadwalkan berakhir 30 April mendatang.

Sementara, tujuh parpol lain masing-masing Golkar, PAN, PDIP, PPP, Hanura, Gerindra dan PBB, sampai sekarang terlihat masih berleha-leha. Belum terlihat aktifitas partai secara kelembagaan yang menonjol seperti yang sudah dilakukan Demokrat.

Tak heran bila sekarang ini, partai Demokrat menjadi pusat perhatian para figur yang ingin mencalonkan diri di Pilwako. Sudah ada empat figur calon Walikota yang mendaftar di Demokrat. Masing-masing Sjafrudin Mosii, Marthen Taha, Yunus Nusi dan Rum Pagau.

Masih akan ada figur lain yang menyusul untuk mendaftar seperti Adhan Dambea, Budi Doku, Syamsu Qamar Badu, Erman Latjengke, Erwin Ismail, Jemmy Mamangkey dan Mucksin Brekat.

Apakah partai-partai lain tidak berkeinginan untuk secepatnya menghidupkan mesin politiknya seperti partai Demokrat?. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Gorontalo, Ramdan Datau mengatakan, pihaknya belum membuka penjaringan karena Pilwako masih jauh.

DPD PAN Kota Gorontalo saat ini masih melakukan konsolidasi internal sebelum membuka pendaftaran. “Kita perkuat dulu konsolidasi internal. Dan sesuai dengan mekanisme partai kita akan tetap membuka pendaftaran penjaringan calon. Hanya saja waktunya saya belum bisa pastikan. Intinya kita masih konsolidasi internal,” kata Ramdan Datau.

Ketua DPC PDI-P Kota Gorontalo, Ariston Tilameo juga sependapat bahwa Pilwako masih jauh. Saat ini PDI-P juga masih melakukan komunikasi dengan partai-partai lain. Terkait dengan penjaringan calon, ia mengatakan kemungkinan besar PDIP akan membuka pendaftaran pada Juni atau Juli. “Petunjuk dari DPP kita harus membuka pendafataran 1 tahun sebelum pelaksanaan Pilwako,” kata Ariston.

Ketua DPC PPP Kota Gorontalo, Mohammad Rivai Bukusu juga mengatakan kalau belum bisa menentukan kapan akan dibuka pendaftaran Pilwako. Ia mengatakan jika PPP terbuka bagi semua orang baik internal maupun eksternal. Apalagi PPP adalah pemilik suara terbanyak di Pileg 2014 di Kota Gorontalo. “Sebagai parti yang suaranya terbanyak tentunya kita akan tampil di Pilwako dan kita tetap akan melakukan penjaringan calon,” kata pria yang akrab disapa dengan Ai Bukusu ini.