PNS dan IRT Paling Banyak Terjerat Dalam Investasi Get-Get Dhiyan

×

PNS dan IRT Paling Banyak Terjerat Dalam Investasi Get-Get Dhiyan

Share this article
Sejumlah Warga Korban Investasi Bodong mendatangi Rumah Bos Investasi. (foto Facebook)

Terkait modus paket lebaran, yang paling banyak terjerat adalah para IRT. Siapa yang tak tergiur hanya dengan membayar uang sebesar Rp 400 ribu sampai Rp 450 ribu setiap nasabah, sudah mendapatkan paket 3 toples kue lebaran ditambah 3 kaleng minuman bersoda plus dua botol sirup.

Pihak kepolisisan sendiri, hingga saat ini masih terus mendalami kasus yang telah menghebohkan warga Gorontalo ini. Sejak kasus ini terkuak beberapa hari lalu,polisi telah melakukan pemerikasaan terhadap beberapa orang agen yang ikut menjalankan bisnis ini.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota AKP Indra Dalimunte SH, SIK saat dikonfirmasi menjelaskan, pemeriksaan ini dilakukan guna mengetahui aliran uang milik para member yang ikut dalam Investasi bodong. Sebab saat ini belum diketahui persis kemana aliran uang yang selama ini ditunggu para member.

“Untuk saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para agen yang berhubungan dengan para member dalam bisnis yang di kelola oleh Koperasi Sentra Jaya,” ungkapnya.

Sementara itu lebih dari dua hari di Polres Gorontalo. Brankas milik Rosdiyana Bone belum juga terbuka. Hingga kemarin (17/3), apa isi dari brankas yang disita dari rumah kontrakan di Graha Agus Salim, Kota Gorontalo itu masih simpang siur. Beredar bila isi brankas berisi uang beserta sejumlah perhiasan. Kabar lain brankas hanya berisi beberapa dokumen dan sejumlah uang.

Meski begitu, jika isi brankas tersebut adalah uang, belum diketahui berapa nilainya. Penyidik Polres Gorontalo masih menunggu spesialis pembuka sandi brankas tersebut. “Kami belum tahu jumlah uang yang ada di dalam brankas itu karena brankasnya belum bisa dibuka.

Ditaksir uang di dalam tersebut sesuai pengakuan Rosdiana tinggal ribu-ribuan atau recehan aja,” kata Kasatreskrim Polres Gorontalo Kota AKP Indra Dalimunte SH, SIK saat dikonfirmasi Gorontalo Post, kemarin.
Saat ini brankas dan mobil Rosdiana masih diamankan di Polres guna penyidikan lebih lanjut.(tr-46/Wie/roy/hargo)