Rabu, 1 Februari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Provinsi Ehime dan Gorontalo Sepakat Bekerjasama Dalam Berbagai Bidang

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 19 Januari 2023 | 14:05 Tag: , , , , ,
  Hamka Hendra Noer dan Gubernur Ehime Tokihiro Nakamura saat menandatangani MSP di Kantor BI Perwakilan Gorontalo, Kamis (19/1/2023). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) dengan Gubernur Ehime, Jepang, Tokihiro Nakamura di kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Gorontalo, Kamis (19/1/2023).

Hamka Hendra Noer mengatakan, sebelum penandatanganan MSP tersebut, pihaknya telah melakukan penjajakan kerja sama sejak 2021 silam yang kemudian diseriusi dengan Surat Pernyataan Kehendak atau Letter of Interest kedua provinsi yang dilakukan pada tanggal 16 dan 23 September 2022.

banner 728x485

Hal tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Persetujuan DPRD Provinsi Gorontalo pada 22 November 2022. Menurut Hamka Hendra Noer, kerja sama ini akan menjadi babak baru dalam hubungan kerja sama dua provinsi di dua negara yang berbeda tersebut.

“Alhamdulillah kerjasama dengan Ehime merupakan kerja sama city to city meliputi manajemen lingkungan, pembangunan ekonomi dan industri, pertanian dan kehutanan serta pendidikan dan pelatihan. Kesepakatan akan dijabarkan secara teknis dalam program berikutnya,” kata Hamka Hendra Noer usai penandatanganan tersebut.

Dirinya mengatakan, penandatanganan MSP tersebut diawali dengan presentasi yang dipaparkannya kepada Gubernur Ehime Tokihiro Nakamura bersama delegasinya. Dalam presentasi itu dirinya menyampaikan sejumlah potensi yang ada di Provinsi Gorontalo di sektor pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan.

Di sektor pertanian, Gorontalo memiliki produksi unggulan yaitu komoditas jagung yang luasnya mencapai 334.946 hektar dengan dengan jumlah produksi sebesar 1.5 juta ton per tahun. Di sektor perkebunan, Gorontalo memiliki empat budidaya unggulan yakni kelapa, tebu, kakao dan cengkeh.

Dirinya memaparkan, luas kelapa di Gorontalo seberapa 69.739 hektar dengan produksi 65.398 ton, tebu 9.526 hektar dengan produksi 51.175 ton, kakao luas lahan 13.710 dengan produksi 2.968 ton serta cengkeh luas lahan 13.390 hektar dengan produksi 1.369 ton.

Sementara itu, Produksi ternak Gorontalo setidaknya bisa dilihat dari tiga aspek yakni sapi, kambing dan unggas. Produksi sapi Gorontalo ditaksir berada di angka 2.679 juta kg, kambing 276.883 kg dan unggas 2,369 juta kg.

“Di sektor perikanan, Wilayah Pengelolaan dan Pemanfaatan (WPP) Gorontalo ada dua. Satu WPP dari perairan teluk Tomini hingga perairan laut Seram potensi perikanan tangkapnya sebesar 1.242.526 ton per tahun. WPP Laut Sulawesi sampai Samudera Pasifik bagian Utara pulau Halmahera dan Irian Jaya potensinya sebesar 597.139 ton per tahun,” Tandasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis

(Visited 22 times, 1 visits today)

Komentar