Sandi tampak tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan pidato kemenangan. Sandi mulai tampak terharu ketika Anies menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak. Terutama keluarga Anies dan Sandi. Sandi menegaskan, proses rekonsiliasi masyarakat Jakarta harus dimulai setelah masa kampanye berakhir.
Karena itu, Anies-Sandi akan mengulurkan tangan, merangkul semua elemen. ’’Kami melihat Jakarta telah menunjukkan proses demokrasi yang matang, cerdas, dan bersahabat,’’ katanya.
Suasana haru juga terasa ketika Ahok-Djarot menyampaikan pidato terbuka mengenai hasil quick count. Ahok mengakui kekalahan dan memberikan selamat kepada Anies-Sandi. ’’Ke depan kami ingin semua lupakan kampanye selama pilkada. Jakarta adalah rumah kita bersama,’’ kata Ahok. Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyatakan, perolehan suara Anies-Sandi mencapai 57,88 persen. â€Pemilih Agus-Sylvi sebagian besar ke Anies-Sandi,†katanya.
Pada putaran pertama lalu, Ahok-Djarot memperoleh suara terbanyak. Anies-Sandi kedua. Sedangkan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni tumbang dengan perolehan suara 17,05 persen. Sejak awal, para pemilih Agus-Sylvi akan beralih ke Anies-Sandi karena memiliki banyak kesamaan.
Rico mengungkapkan, kasus dugaan penistaan agama yang membelit Ahok ikut memberikan andil bagi kekalahan petahana. Hal tersebut dibenarkan Adjie Alfaraby, peneliti LSI Denny J.A., Dia mencatat, ada beberapa penyebab kekalahan incumbent.
â€Pertama, kesamaan profil pemilih,†ucap dia.
Banyak pendukung dan partai pengusung Agus-Sylvi yang, menurut Adjie, mengalihkan pilihan ke Anies-Sandi. Meski, partai mereka sebenarnya lebih memilih mendukung Ahok-Djarot.
Lalu, ada beberapa kebijakan Ahok yang dianggap tidak prorakyat. Itu disebabkan penggusuran yang kerap menuai tentangan masyarakat. Selanjutnya adalah sikap kasar dan arogan yang melekat di diri Ahok. â€Terakhir, Anies-Sandi menjadi alternatif pilihan baru,†tuturnya.
Lancar dan amannya putaran kedua pilgub DKI Jakarta tentu saja membahagiakan semua pihak. Presiden Joko Widodo menyatakan, pesta demokrasi di DKI Jakarta akan menghasilkan pemimpin yang terbaik dan tepercaya. ’’Apa pun hasilnya, siapa pun yang terpilih, harus kita terima dengan lapang dada,’’ katanya setelah mencoblos di kawasan Gambir.
Wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan bahwa gubernur baru nanti dituntut bekerja keras. Banyak pekerjaan rumah klasik ibu kota yang harus diatasi. Mulai banjir, kemacetan, hingga perluasan lapangan kerja. ’’Ini kan ibu kota negara yang sama dengan ibu kota negara lain. Harus maju dengan hilang kekumuhan agar orang kerja, penataan, perumahan, dan sebagainya,’’ kata JK.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) juga mengucapkan selamat atas terselenggaranya putaran kedua pilgub DKI Jakarta dengan aman, damai, serta lancar. ’’Saatnya bekerja mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,’’ kata Katib Syuriah PB NU Asrorun Niam Sholeh di Jakarta kemarin.
Dia menyampaikan selamat kepada pasangan Anies-Sandi karena berhasil memenangkan hati rakyat DKI Jakarta. Asrorun berharap Anies-Sandi bisa menjaga dan menjalankan amanah warga ibu kota.
PB NU juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polri-TNI. Sebab, komponen negara itu berhasil mengawal pelaksanaan pilkada DKI Jakarta dengan tertib dan lancar. Potensi pecahnya konflik horizontal di tengah masyarakat pun bisa dicegah.
Tadi malam Anies Baswedan juga datang ke Masjid Istiqlal setelah salat Isya. Dia menemui ribuan jamaah yang sudah menunggu untuk sujud syukur bersama atas kemenangannya dalam putaran kedua pilgub. Ruang utama masjid nyaris penuh oleh jamaah yang mayoritas berbaju putih.
