Rachmad Gobel Akan Dorong Adanya Koperasi di Tiap Desa Untuk Jaga Harga Jagung di Gorontalo Saat Musim Panen

×

Rachmad Gobel Akan Dorong Adanya Koperasi di Tiap Desa Untuk Jaga Harga Jagung di Gorontalo Saat Musim Panen

Share this article
Rachmad Gobel

Hargo.co.id, GORONTALO – Tokoh masyarakat Gorontalo Rachmad Gobel, mengatakan bila dirinya akan memperjuangkan harga jagung di Gorontalo saat musim panen tiba. Salah satu cara yang akan dilakukan oleh Rachmad adalah dengan membangun koperasi di tiap-tiap desa di Gorontalo.

Rachmad menyebut dirinya mendapatkan keluhan dari masyarakat bila harga jagung anjlok saat musim panen. Jagung yang awalnya seharga Rp 4 ribu per kilo sebelum musim panen, bisa turun setengah harga menjadi sekitar Rp 2 ribu saat musim panen.

“Saya mendapatkan keluhan dari masyarakat bila harga jagung ini ternyata turun drastis saat musim panen. Jagung yang awalnya Rp 4 ribu per kilo bisa turun jadi Rp 2 ribu saat panen,” kata Rachmad, Senin (4/3/2019).

“Tentu saja ini sangat merugikan para petani karena walaupun panen melimpah tapi harga tidak sebanding,” lanjutnya.

Karena itu, Rachmad akan mendorong adanya koperasi di tiap desa di Gorontalo. Koperasi tersebut pun harus dikelola sendiri oleh masyarakat sekitar.

Menurut Rachmad, keberadaan koperasi menjadi penting untuk menjaga harga jagung. Selain itu, dengan adanya koperasi, kualitas produksi jagung pun menjadi lebih terjaga.

“Karena itu, kita harus perkuat para petani jagung ini dengan adanya koperasi. Saya akan mendorong di tiap desa harus ada koperasi yang dikelola langsung oleh masyarakat sekitar,” papar Rachmad.

“Selain itu, koperasi juga nanti yang beli bibit dan pupuk untuk petani, agar kualitas produksi jagung bisa terjaga,” sambungnya.

Tak hanya itu, Rachmad juga mengatakan bila jagung yang ditanam di Gorontalo harus jagung yang memiliki kualitas sangat bagus. Hal ini agar saat musim panen, jagung asal Gorontalo tidak anjlok.

“Saya sudah lihat apa yang harus dilakukan, adalah jagung Gorontalo harus jagung yang memiliki kualitas baik. Kalau semua sama (kualitas jagung) pasti harga jatuh. Kalau jagungnya baik, harga tidak akan jatuh malah lebih baik,” tutur Rachmad.

Rachmad pun mendorong masyarakat untuk memperjuangkan dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat pada desa-desa. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan pembangunan nasional dimulai dari desa bukan dari kota.

Karena itu, lanjut Rachmad, desa-desa di Gorontalo harus diperkuat guna menunjang pembangunan nasional.

“Dana desa dari pemerintah pusat juga harus kita perjuangkan untuk membangun desa-desa di Gorontalo. Sebab, Presiden Jokowi ingin pembangunan dimulai dari desa,” ucap Rachmad.

“Desa-desa di Gorontalo harus menjadi penopang pembangunan nasional, salah satunya dalam hal pangan, khususnya jagung,” pungkas Rachmad. (adv)