Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua DPP NasDem bidang perekonomian Rachmad Gobel, menanggapi isu soal banyaknya tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Indonesia. Menurut Rachmad, isu soal TKA tersebut merupakan yang tidak benar dan menyesatkan.
“Isu TKA itu tidak benar. Memang ada, tapi tidak banyak jumlahnya,” kata Rachmad, Minggu (24/2/2019).
Rachmad menyebut bila isu soal TKA bisa muncul karena kurangnya jumlah tenaga kerja yang terampil di daerah. Karenanya, Rachmad mengajak tenaga kerja di daerah, khususnya Gorontalo, untuk menambah keahlian dan keterampilan mereka.
“Isu TKA itu muncul karena banyaknya tenaga kerja kita tidak siap dan keahlian kita kurang,” sebut Rachmad.
Rachmad pun ingin membangun anak muda Gorontalo menjadi tenaga-tenaga yang terampil dan memiliki keahlian untuk bersaing. Sebab, sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang, Rachmad mengatakan bila persaingan di era globalisasi akan lebih ketat.
“Karena itu, kita harus bangun anak-anak muda Gorontalo menjadi anak muda yang memiliki keahlian dan keterampilan,” ucap Rachmad.
Rachmad pun mendorong anak muda Gorontalo untuk membuka usaha sendiri sebagai seorang wiraswasta. Karena dengan menjadi wiraswasta, mereka akan membantu pemerintah dalam hal penyediaan lapangan kerja, serta membantu pendapatan pemerintah melalui pajak.
“Karena itu, saya selalu menegaskan bila anak muda jangan takut menjadi wiraswasta dan membuka usaha sendiri,” tutur Rachmad.
“Dengan membuka usaha sendiri, mereka akan mengurangi pengangguran dengan penyerapan tenaga kerja serta membantu pendapatan pemerintah,” pungkasnya. (adv)
