Rawan Kecelakaan, Jembatan Bulobulondu Sulit Dilintasi

×

Rawan Kecelakaan, Jembatan Bulobulondu Sulit Dilintasi

Share this article
Kondisi Jembatan Bulobulondu yang menghubungkan Desa Boludawa Suwawa, Desa Bulontala Timur dan beberapa desa lainnya di Suwawa Selatan sangat memprihatinkan. (Foto Natha/Gorontalo Post)

Hargo.co.id, GORONTALO – Jembatan Bulobulondu di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) begitu memperihatinkan. Selain sulit dilintasi, situasinya pun cukup berbahaya dan rawan kecelakaan .

Pantauan media ini, meski sudah sebatas dibuatkan jalur darurat, perbaikan menyeluruh pada bagian rusak di Jembatan Bulobulondu hingga kini belum dilakukan. Akibatnya warga yang melintas dengan mengendarai kendaraan bermotor terpaksa harus bergantian.

Lebar badan jalan sebelumnya cukup menampung arus kendaraan yang melintas dari dua arah berlawanan. Namun sayang sejak berulangkali rusak diterpa air sungai membuat secara perlahan bantalan penghubung jembatan pada bagian selatan terus terkikis.

Kerusakan itu sudah berulang kali terjadi bahkan beberapa tahun lalu batalan jembatan nyaris terputus karena terpisah dari tebing.  Untuk menghindari akses supaya tidak terputus pemerintah mengantisipasinya dengan membuat jalur darurat selebar dua meter.

Kondisi demikian tidak saja merepotkan masyarakat khususnya pengguna jalan yang harus bergantian melintas saat kendaraan mereka berpapasan dua arah. Namun di malam hari pun, disekitar lokasi rawan kecelakaan mengingat minimnya penerangan sulit mengganggu pandangan kondisi kerusakan jembatan yang belum juga diperbaiki secara permanen itu.

“Kami sudah biasa sih, tapi khawatirnya orang yang baru pertama melintas itu. Apalagi kalau dimalam hari pasti tidak kentara. Kami berharap segera diperbaiki karena jalur ini menghubungkan Desa Boludawa Kecamatan Suwawa dan pusat pemerintahan dengan Desa Bulontala Timur dan beberapa Desa lainnya di Suwawa Selatan, ” kata Nune salah satu warga yang ditemui disekitar. (csr/hg)Â