hargo.co.id GORONTALO – Kasus balap liar di wilayah Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) semakin hari semakin marak saja.
Razia petugas kepolisian yang dilakukan selama ini belum sepenuhnya mampu menghentikan para pelaku. Saat petugas kepolisian menggelar razia, para pelaku langsung kabur.
Tapi setelah pergi, mereka kembali balapan malam itu atau esok harinya. Hal ini menjadi bukti razia petugas kepolisian dianggap pelaku balap liar seperti kurang bertaji.
Salah satu kawasan jalan yang sering dijadikan arena Balapan Liar ini adalah jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, tepatnya di Kompleks Bundaran Hulonthalo Indah.
Jumat (10/6) dini hari, aktivitas balapan liar ini kembali dilakukan puluhan remaja di Kota Gorontalo. Mereka memiliki geng-geng khusus. Satu per satu mereka bergantian turun arena untuk adu kecepatan dengan geng lainnya.
Untuk yang belum turun, cukup mangkal di bahu jalan. Kondisi ini tentu sangat membayakan. Tidak hanya bagi diri mereka sendiri. Tapi juga bagi masyarakat yang kebetulan melintas di kawasan tersebut.
Bayangkan saja, jika saat balapan, tiba-tiba saja ada masyarakat yang melintas. Tentu benar-benar akan dibuat sok.
Baru-baru ini saat petugas kepolisian menggelar razia di kawasan tersebut, para pembalap ini langsung kabur. Dengan keahlian mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, petugas sedikit kesulitan untuk menangkap.
Tapi cukup dengan membubuarkan mereka. Terkadang saat razia, mereka sering mengolok-olok petugas dengan menggaungkan gas motor.
