Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Residivis Dibekuk: Melawan Petugas, Kaki Ditembak

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Selasa, 7 Agustus 2018 | 23:59 PM Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Residivis kasus pencurian di wilayah Kota Gorontalo akhirnya tidak bisa berkutik lagi setelah timah panah bersarang di kaki kirinya lantaran mencoba melawan aparat Kepolisian saat ditangkap di Jalan Beringin, Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Duhingingi, Kota Gorontalo.

Informasi yang berhasil dirangkum Hargo.co.id (Gorontalo Post Grup), awalnya anggota mendapatkan informasi dari masyarakat, dimana ada dugaan bahwa salah seorang pemuda bernama AK alias Rian (23), warga Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo yang belum lama keluar dari penjara lantaran kasus pencurian, diduga telah beraksi kembali.

Atas informasi tersebut, anggota kemudian melakukan pengembangan dan pada pukul 02.00 Wita, anggota berhasil mengamankannya di salah satua kos yang ada di jalan Beringin, Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi. Hanya saja, pada saat hendak ditangkap, Rian melakukan perlawanan dan mencoba menyerang team Alap-Alap. Akibatnya, timah panas pun dilepaskan ke kaki kiri Rian, sehingga membuatnya tak berkutik lagi.

Anggota kemudian membawa Rian untuk diobati terlebih dahulu dan kemudian melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan yang dilakukan, ternyata Rian telah melakukan kurang lebih sepuluh aksi di wilayah Kota Gorontalo dan yang melapor hanya empat dan semua laporan tersebut berada di Polsek Dungingi.

Residivis kasus pencurian barang-barang elektronik berhasil ditangkap oleh Team Alap-Alap Polres Gorontalo Kota.

Anggota pula berhasil mengamankan barang curian Rian yang telah dijual kepada para pembeli. Diantaranya, satu buah televisi merek Akari 29 inchi, satu buah laptop acer dan berbagai jenis handphone. Rian pun kemudian digiring ke Polsek Dungingi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut. (Basa selengkapnya di Gorontalo Post edisi Rabu 8 Agustus 2018)

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK,MM melalui Kasat Reskrim AKP Handy Senonugroho,SH,SIK mengatakan, ada kurang lebih 10 tempat kejadian yang diakui oleh pelaku. Hanya saja yang melapor di Polsek Dungingi hanya empat laporan saja. Meski demikian, kasus ini masih terus dikembangkan.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Dungingi dan anggota masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan apa yang dilakukan oleh residivis kasus pencurian barang-barang elektronik ini. Kami sangat berterima kasih atas bantuan informasi yang diberikan oleh masyarakat,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar