Ribuan Karung Batu Hitam di Pinggir Jalan, Tiba-tiba Hilang

×

Ribuan Karung Batu Hitam di Pinggir Jalan, Tiba-tiba Hilang

Share this article
Ribuan Karung Batu Hitam di Pinggir Jalan, Tiba-tiba Hilang

Hargo.co.id, GORONTALO – Sekitar lebih kurang 1.200 karung black stone atau batu hitam yang ditemukan dipinggir jalan bypass sekitaran Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, saat ini dikabarkan telah hilang dari lokasi, Minggu (30/10/2022).

Menurut salah seorang warga yang identitasnya tidak ingin dipublis, dirinya memprediksi bahwa tumpukan batu hitam yang tidak diketahui siapa pemiliknya tersebut, diangkut pada tengah malam atau dini hari tadi, karena sebelumnya saat dirinya melintas sekitar pukul 20.00 Wita, batu hitam tersebut masih ada.

Ribuan karung batu hitam yang ditemukan di tepi jalan. Fotonini diambil sehari lalu. (Foto: Istimewa)

“Sekitar jam 8 malam, saya lewat di situ, batu hitam itu masih ada. Pas tadi pagi saya lewat lagi, sudah hilang. Jadi kalau bukan tengah malam, yaa sekitar dini hari mereka angkut,” ujar Warga.

Lebih lanjut Warga juga menuturkan bahwa dirinya mengira batu hitam tersebut telah diamankan oleh pihak petugas, karena menurutnya sebelum itu tumpukan ribuan karung batu hitam ini telah terpasang garis polisi.

“Kemarin dan semalam saya lewat, itu kan sudah terpasang garis polisi, tidak mungkin dicuri. Jadi menurut saya mungkin ini sudah diamankan oleh petugas ke kantor. Tapi bisa jadi juga ada pihak lain yang muat. Walahu alam,” tutur warga.

Diakhir penyampaiannya, warga meminta media-media di Gorontalo juga harus memberitakan masalah batu hitam yang lagi hits ini dengan lengkap, terkonfirmasi, dan terbuka kepada publik.

Sementara itu dari hasil pantauan wartawan media ini secara langsung pada Ahad (30/10/2022), sekitar pukul 13.00 Wita, benar adanya bahwa tumpukan batu hitam tersebut sudah tidak berada dilokasi.

Guna memastikan asal usul dari tumpukan batu hitam yang sempat dipasangi garis polisi, wartawan media ini masih berusaha melakukan konfirmasi ke pihak Polres Bone Bolango.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo