GORONTALO, Hargo.co.id – Penetapan pasangan calon Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kota Gorontalo dan Gorontalo Utara tinggal menghitung hari. Tensi politik dan aroma persaingan makin terasa. Terutama antar masing-masing tim sukses, meski masih dalam batas kewajaran.
Meningkatnya tensi politik dan persaingan tersebut mendapat perhatian tersendiri dari Anggota DPR RI Drs.H.Roem Kono. Pria yang menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu mengimbau agar pesta demokrasi di daerah ini mengedepankan politik santun. Jangan saling gontok-gontokan, apalagi menjatuhkan dengan mencari-cari kelemahan calon lainnya.
“Rakyat yang akan rugi jika masih menggunakan cara-cara yang tak santun dalam berpolitik,†tegas Roem Kono kepada Gorontalo Post, Jumat (19/1).
Menurut Roem Kono, demokrasi merupakan sarana untuk memilih pemimpin yang baik. Sehingga ketika pemimpin yang baik itu lahir maka tak ada lagi rakyat yang menderita.
“Layanan publik akan baik pula. Ekonomi dan kesejahteraan rakyat meningkat, serta barang kebutuhan pokok bisa terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,†ungkap Roem Kono.
Pelopor Pembentukan Provinsi Gorontalo itu menekankan, sekarang bukan saatnya lagi mencari kesalahan calon lain.
“Sebab, kita tak bisa menjamin bahwa kita akan mulus-mulus saja,†katanya.
Lebih lanjut, Roem Kono menekankan, sebagai pengurus DPP Partai Golkar dirinya mengimbau dan berpesan bagi para calon dari Partai Golkar. Baik untuk Pilwako Gorontalo maupun Pilkda Gorut.
Calon Golkar jangan mencari-cari kesalahan calon lain. “Calon Golkar harus adu ide dan gagasan bagaimana menata dan memajukan Kota Gorontalo serta Gorontalo Utara. Meski dengan kondisi sumber APBD yang terbatas, tetapi bisa menghasilkan sesuatu yang baik,†tutur politisi yang getol memperjuangkan kepentingan rakyat Gorontalo itu.
Kepada para tim sukses, Roem Kono juga menenkakan untuk mempercayakan semua proses kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Bawaslu. Apapun keputusan KPU dan Bawaslu harus diterima.
Roem Kono juga berharap, pasangan Marten Taha dan Ryan Kono dalam berkampanye tetap mematuhi aturan.
Tidak saling menjatuhkan, sebab semua masih bersaudara. “Yang paling penting ketenangan dan kenyamanan warga Kota Gorontalo tetap terjaga. Tidak menimbulkan kepanikan, tidak saling menjelekkan dan saling intip kekurangan calon,†imbau Roem Kono.
“Fokus saja pada apa yang menjadi kebutuhan kota. Ide-ide gagasan membangun untuk kepentingan rakyat. Berdialog dengan rakyat karena pada akhirnya rakyat juga yang memilih. Demokrasi yang santun akan menghasilkan pemimpin yang baik,†sambung Roem Kono menekankan.
Ketika proses demokrasi sudah selesai, Roem Kono mengajak seluruh elemen masyarakat meninggalkan pertarungan politik serta bekerja sama agar masyarakat sejahtera, nyaman, produktif dan menghapus kemiskinan.
“Jambanisasi, drainase itu menjadi tugas utama. Pembangunan kedepan bagaimana rakyat Kota Gorontalo tidak miskin, mempunyai pendapatan serta ekonomi membaik,†tutur Roem Kono.(Fem)
