“Di Dudepo kami membangun sebuah rumah semi permanen yang dinamakan ruang mimpi, rumah tersebut digunakan sebagai tempat belajar dan bermain anak-anak,” ungkapnya.
Target jangka panjang dari Nusa Warna sendiri adalah mengupayakan minimal 1 dari 2 anak yang mereka juluki pasukan khusus. Anak-anak itu diharapkan bisa menjadi sarjana.
“Kondisi anak-anak di sana paling parah ada kelas 4 dan 5 SD belum bisa membaca dan menulis, tentunya itu sangat memprihatinkan untuk itu kami berharap ada diantara mereka yang bisa menjadi sarjana dan kembali lagi ke kampung untuk membangun daerahnya, Selain itu juga saat ini kami berencana untuk menambah satu tempat baru untuk dijadikan lokasi mengajar,” ujarnya. (tr-28/hargo)
