Hargo.co.id, GORONTALO – Aleg Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utata (Gorut), Lukum Diko mengatakan bahwa sambungan listrik di Desa Dudepo tinggal menunggu hasil mediasi lahan yang akan digunakan untuk membangun gardu baik yang ada di Anggrek maupun di Desa Dudepo sendiri.
“Kalau untuk pemasangan jaringan kabel dan lainnya itu sudah siap. Yang saat ini tinggal kesiapan tanah yang akan digunakan untuk membangun gardu baik dari Ilangata, maupun gardu di Desa Dudepo itu sendiri,” ungkapnya.
Menurut Lukum, calon lahan untuk pembangunan gardu sudah ada, dan saat ini pemerintah desa tengah melakukan mediasi dengan pemilik lahan.
“Untungnya pemilik lahan satu orang, sehingga tidak repot mediasi. Dan saya yakin, pemilik lahan tersebut mau membantu pemerintah terkait dengan pembangunan gardu tersebut,” jelasnya.
Keyakinan Lukum tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pemilik lahan walaupun sekarang telah menetap di Ilangata, namun dulunya pernah tinggal di Dudepo, bahkan sanak saudaranya juga masih banyak yang tinggal di Dudepo.
“Saya yakin pemilik tanah mau bantu, masalahnya dirinya pernah tinggal di Pulau Dudepo dan pernah merasakan bagaimana kondisi tidak ada aliran listrik, bahkan banyak keluarganya yang masih menetap di Dudepo,” tegasnya.
Tidak hanya itu saja, Lukum menegaskan pemilik lahan tersebut pasti orangnya baik, dan tidak ingin melihat saudaranya tinggal dalam kegelapan, sehingga akan memberikan izin untuk pemanfaatan lokasinya.
“Saya yakin dengan pengalaman yang pernah dirasakan tinggal di desa tanpa aliran listrik, pasti sang pemilik lahan akan memberikan izin. Selain itu juga masih banyak sana saudaranya yang tinggal di Dudepo, sehingga dirinya pasti tidak ingin apa yang pernah dirasakannya, dialami juga oleh sana saudarnya,” pungkas Lukum Diko.(*)
Penulis: Alosius M. Budiman
