Minggu, 3 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Saudi Kirim Pasukan Darat, Rusia Berang

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Senin, 15 Februari 2016 | 17:50 Tag: , ,
  

’’Kami akan memberikan kesempatan dan kekuatan, khususnya kepada penduduk Arab Suni di Syria yang ingin mengambil kembali wilayahnya dari ISIS, terutama Raqqa,’’ ujar Carter.

Yang dimaksud dengan Arab Suni adalah oposisi di Syria. AS berjanji terus melanjutkan serangan udara terhadap ISIS.

Pejabat yang memiliki nama lengkap Ashton Baldwin Carter itu menegaskan, Saudi maupun UEA bisa memainkan peran penting bukan hanya di Syria, tapi juga di Iraq. Misalnya, dengan membantu pasukan Peshmerga Kurdi melawan ISIS.

Kedatangan pasukan Saudi itu memang tidak menyalahi kesepakatan yang telah dibuat di Munich oleh ISSG. Namun, banyak pihak yang menilai bahwa pasukan darat tersebut hanya akan membuat konflik di Syria kian berdarah dan tidak kunjung berhenti.

Daripada memerangi ISIS, Saudi akan lebih fokus menemukan cara menghukum musuh bebuyutannya, Iran. Selama ini, selain Rusia, Iran memberikan bantuan untuk pasukan Presiden Syria Bashar Al Assad.

’’Saudi tahu apa tujuan mereka sesungguhnya. Mereka ingin menggulingkan Assad. Titik,’’ ujar salah seorang akademisi di Universitas Brown Stephen Kinzer.

’’Pengerahan pasukan darat seperti itu bakal merusak upaya resolusi damai yang sudah lemah ini,’’ tambahnya.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar