Kamis, 29 September 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sebanyak 120 Warga Binaan di Boalemo Dapat Remisi, Seorang Bebas

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Boalemo , pada Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:05 Tag: ,
  Penjabup Boalemo, Hendriwan, ketika menyerahkan remisi kepada 120 orang warga binaan di Lapas Kelas IIB Boalemo. (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan HUT ke-77 Proklamasi RI, menjadi momentum kebahagiaan bagi Warga Binaan di Indonesia. Tak terkecuali di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Boalemo. 

Betapa tidak, sebanyak 120 orang warga binaan di Lapas tersebut mendapatkan Remisi Umum (RU), atau pengurangan hukuman yang diberikan kepada orang yang terhukum, dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Seorang diantaranya justru langsung bebas. 

Informasi yang berhasil dihimpun, remisi tersebut, diserahkan oleh Penjabat Bupati (Penjabup) Boalemo, Hendriwan. Disaksikan oleh Kalapas Boalemo, Giyono, serta para unsur Forkopimda Boalemo, Rabu, (17/08/2022).

Mengawali sambutannya, Hendriwan menerangkan, bahwa pemberian remisi tersebut, merupakan bentuk apresiasi terhadap para warga binaan yang selama ini, telah mengikuti berbagai program pembinaan dengan baik.

Ia berterima kasih, karena para warga binaan yang ada, telah berkomitmen mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis Pemasyarakatan dengan baik dan terukur.

“Bagi warga binaan yang telah mendapatkan remisi pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke – 77 ini, agar dapat memanfaatkan momen ini sebagai sebuah motivasi untuk tetap berperilaku baik, taat pada aturan dan tetap mengikuti program pembinaan dengan tekun dan bersungguh-sungguh,” tutur Hendriwan.

Selanjutnya, Hendriwan juga berpesan kepada seluruh jajaran Lapas Kelas II B Boalemo, untuk selalu melakukan interaksi dan komunikasi yang baik kepada seluruh warga binaan.

“Ayomi dan berikan bimbingan, serta didikan kepada mereka. Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah dan seluruh instansi, serta lembaga sosial terkait, yang telah turut serta berpartisipasi dan memberi dukungan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Hukum dan HAM,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Boalemo, Giyono, melalui Kasi Binapi Giatja, Riky Arbi, menjelaskan, bahwa pelaksanaan dan pengawasan terhadap pemberian remisi ini dilakukan secara selektif, ketat, memegang prinsip kehati-hatian dan gratis.

Wwarga binaan yang diusulkan untuk dapat remisi umum ini juga telah sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka yang berkelakuan baik, telah mengikuti program pembinaan dengan predikat baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan,” kata Riky Arbi.

Ia berharap, pemberian remisi ini dapat memotivasi para narapidana agar dapat berbuat lebih baik dan tidak mengulangi lagi perbuatan melanggar hukum sehingga mampu menjadi manusia mandiri yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat.

“Total WBP sebanyak 149, dan yang mendapatkan remisi sebanyak 120 orang. RU satu 117 orang, RU dua 3 orang, bebas murni satu orang, dan bebas hukuman pokok 2 orang. Napi koruptor tak dapat remisi,” pungkasnya. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 107 times, 1 visits today)

Komentar