Hargo.co.id, GORONTALO – Peserta Ijtima Gowa beberapa waktu lalu ternyata tersebar di Provinsi Gorontalo. Setelah dilakukan isolasi bagi peserta dari Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, kini muncul kabar jika masih ada 89 orang di Pohuwato.
Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, sebanyak 89 orang Jamaah Tabligh ‘alumni’ Ijtima Gowa asal Pohuwato akan menjalani tes kesehatan melalui Rapid Test. Ini sebagaimana disampaikan Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga pada konferensi pers, Jumat (10/04/2020).
“Sudah terhimpun data saudara-saudara kita yang tergabung di dalam kelompok Jamaah Tabligh Pohuwato yang ikut pertemuan di Gowa, Sulawesi Selatan. Data saat ini masih bergerak, masih dilakukan pendataan terhimpun kurang lebih ada 89, bahkan sudah mendekati 100,” ujar Syarif Mbuinga.
Para Jamaah Tabligh ini, kata Syarif Mbuinga, paling banyak berasal dari Marisa dan Lemito. Dimana mereka sudah berinisiatif dan berkumpul serta siap untuk dilakukan pemeriksaan. Syarif Mbuinga berharap kepada masyarakat untuk tidak bersikap diskriminatif, dan tetap saling menghormati satu sama lain.
“Saya berharap mengajak masyarakat untuk tidak menyikapi hal tersebut secara berlebihan, apalagi diskriminatif. Namun demikian saya juga, Forkopimda menghimbau kepada beliau, mereka, saudara-saudara kita Jamaah Tabligh tersebut untuk proaktif, secara sadar memeriksakan diri, kami akan fasilitasi,” harapnya.
“Insya Allah dengan kelengkapan peralatan yang terbatas, mudah-mudahan besok semua bisa tuntas pemeriksaan terhadap mereka melalui pemeriksaan Rapid Test. Jadi jangan diskriminatif, kita hormati, namun juga kita harapkan mereka proaktif,” pungkasnya. (ayi/hg)
