Selasa, 6 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sejumlah Aktor Kawakan Tampil pada Film ‘Uti Deng Keke’, Tayang 17 November

Oleh Admin Hargo , dalam Musik & Film Selebriti , pada Selasa, 15 November 2022 | 18:05 Tag: , , , , ,
  Film 'Uti deng Keke' akan segera tayang pada tanggal 17 November 2022 di Bioskop XXI Manado dan Gorontalo. (Foto: Instagram/utidengkekemovie)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang aktor senior Indonesia, Roy Marten, ikut membintangi film bernilai edukasi dan toleransi terbaik yang berjudul ‘Uti Deng Keke’, yang dikabarkan akan tayang perdana di bioskop Gorontalo dan Manado pada Kamis (17/11/2022).

Kepastian penayangan perdana film yang dibuat oleh produser ternama, Billy Noval Hasan, itu terkabar saat digelarnya press converence launching film ‘Uti Deng Keke’ yang berlangsung di salah satu rumah makan yang ada di Kota Gorontalo pada Senin malam (14/11/2022).

Konferensi Pers peluncuran film 'Uti Deng Keke'. Foto: Zulkifli Polimengo
Konferensi Pers peluncuran film ‘Uti Deng Keke’. Foto: Zulkifli Polimengo/HARGO

“Alhamdulillah tanggal 17 November 2022, tepatnya hari kamis, film Uti Deng Keke tayang perdana di bioskop yang ada di Manado dan Gorontalo. Setelah itu akan tayang di seluruh indonesia, dan bukan hanya di bioskop XXI, tapi juga di Sigivi,” ujar Billy Noval Hasan (produser film Uti Deng Keke).

Pria yang sering dispa Bang Billy itu menuturkan bahwa lokasi syuting film ini dilakukan di beberapa kota, yakni Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, Manado atau Sulawesi Utara dan Jakarta.
Salah satu pemeran dalam film ini yaitu aktor senior ternama Indonesia yaitu Roy Martin.

“Pemain kita campur, ada pemain lokal dan nasional.
Pemain nasionalnya ada Roy Martin, Geri Iskat, Mongol Stres, Teguh Juliyanto, Adin Hidayat, Rensi Milano, Fanita Pusuma, sama Diva Avida. Untuk lokal ada Reza, Ridwan Abdul, Sila, Steyer, Wandi, Ko Kyaman, Tante Lala dan lain sebagainya,” tutur Billy Noval Hasan.

Dalam gelaran pres converence tersebut Bang Billy juga menjelaskan, film yang dirintisnya selama lebih dari 3 tahun dan sempat terhenti akibat terhalang adanya pandemi Covid-19 itu, baru memulai proses syuting film Juli, Agustus dan September kemarin. Sebelumnya ia juga harus mengumpulkan para pemain selama dua bulan di Gorontalo untuk mengenal lebih jauh adat, bahasa, dan budaya di daerah.

“Film ini mengandung lebih banyak edukasi, menambah ilmu pengetahuan, serta melihat toleransi dan kolaborasi antara dua daerah yaitu Sulawesi Utara dan Gorontalo,” jelas Billy Noval Hasan.

Selain itu Produser ternama yang telah lama berkecimpung di dunia film itu menerangkan, sinopsis film ‘Uti Deng Keke’, ini mengisahkan tentang semangat empat orang anak dalam meraih cita-cita. Dimana mereka berasal dari golongan berbeda, yaitu anak petani, nelayan, pejabat di TNI Angkatan Laut, dan anak seorang pengusaha yang merupakan suku tionghoa atu chinese.

“Mereka berteman, saling menghargai, saling bertoleransi, karena mereka berbeda agama, budaya maupun berbeda adat. Tapi disini mereka selalu mengutamakan persatuan, bertoleransi, bercita-cita untuk menggapai apa yang mereka mau,” terang Billy Noval Hasan.

Diakhir penyampaiannya, Billy Noval Hasan, juga menambahkan bahwa, Hartono Ko, adalah sosok dibalik orang yang mendanai pembuatan film “Uti Deng Keke” tersebut, yang menelan dana sebesar lebih dari 3 miliar rupiah.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 856 times, 1 visits today)

Komentar