Jumat, 22 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Sementara Waktu, Tak Ada Pelayanan di Puskesmas Anggrek

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo Utara , pada Rabu, 4 Agustus 2021 | 08:05 AM Tag: ,
  Kepala Puskesmas Anggrek, Ririyanty Mbuinga

Hargo.co.id, GORONTALO – Gara-gara seorang pegawai di Puskesmas Anggrek dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan VCR, maka pelayanan ditiadakan untuk sementara. Bakhan 62 pegawai di Puskesmas tersebut ikut menjalani VCR dan saat ini sementara menunggu hasil. 

Ini disampaikan Kepala Puskesmas Anggrek, Ririyanty Mbuinga saat dihubungi via telepon, Senin (02/08/2021). Ririyanty Mbuinga menjelaskan, memang benar pihaknya untuk sementara waktu menutup Puskesmas Anggrek dan belum ada pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, hal tersebut berawal dari adanya rapid test terhadap tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Anggrek. 

“Hasil rapid test tersebut ada salah satu tenaga kesehatan yang hasilnya reaktif dan kemudian langsung dilakukan test VCR dan ternyata hasilnya positif,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa, mendapatkan hasil tersebut, pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan langsung melakukan VCR kepada seluruh pegawai yang ada di Puskesmas Anggrek. 

“Sebanyak 62 pegawai telah diperiksa dengan menggunakan VCR dan sudah terkirim ke Labkes,” tegasnya.

Selain telah melakukan VCR, pihaknya juga, kata Ririyanty Mbuinga, telah melakukan sterilisasi terhadap fasilitas kesehatan tersebut. 

“Seluruh ruangan Puskesmas Anggrek telah kami sterilkan,” kata Ririyanty Mbuinga.

Selain itu juga, usai rapid test tersebut seluruh pegawai Puskesmas Anggrek tersebut melakukan isolasi mandiri. Dan terkait dengan sampai kapan Puskesmas tutup, Ririyanty Mbuinga menjelaskan bahwa itu dilakukan sampai ada kejelasan hasil dari VCR. 

“Ketika hasil VCR keluar, kita langsung pisahkan mana yang negatif dan mana yang positif. Bagi yang negatif itu akan langsung melakukan aktivitas,” jelasnya.

Untuk sementara, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dialihkan ke Puskesmas terdekat, sesuai dengan hasil konsultasi dengan pihak Dinas Kesehatan Gorut. 

“Yakni Puskesmas Molingkapoto dan Puskesmas Monano,” tandasnya. (***)

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 25 times, 1 visits today)

Komentar