Sering Mendengkur Saat Tidur ? Coba Hilangkan Dengan Laser

×

Sering Mendengkur Saat Tidur ? Coba Hilangkan Dengan Laser

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Hargo.co.id BANDARLAMPUNG – Selama ini banyak orang mengeluhkan adanya orang yang mendengkur saat tidur. Suara dengkuran di tengah heningnya malam ternyata sangat mengganggu orang di sekitar si penderitanya.

Namun jangan khawatir, persoalan ini kini mulai mendapatkan solusinya. Sejumlah ahli kesehatan pun telah menemukan seperti apa metode untuk mengatasi suara-suara bising di saat tidur itu.

Salah satunya dengan terapi snoreless laser therapy. Cara seperti ini disediakan oleh klinik Rachel yang terdapat di Jalan P. Diponegoro, Bandarlampung.

dr Robot Setiadi Leo yang menangani terapi laser ini di klinik tersebut menuturkan, metode terapi laser ini sangat hemat waktu dan dapat menyembuhkan orang yang terbiasa mendengkur tersebut.

Dia memperlihatkan ruang tindakan bagi yang ingin masalah mendengkur. Ruangan itu sama ruang praktik dokter gigi. Namun di ruangan tersebut ada peralatan laser untuk terapi penyembuhan mendengkur.

Selanjutnya, pasien akan berbaring untuk terapi. Prosesnya tidak memakan waktu lama. Hanya sekitar 15 menit.

Setelah pasien berbaring, lalu diminta membuka mulut. Dalam keadaan mulut terbuka, sang dokter memasukkan alat laser, kemudian menembakkannya ke tenggorokan. Awalnya, tidak ada yang dirasakan. Lama-kelamaan, ada efek hangat.

Sekira 15 menit selesai, memang ada sedikit perubahan. Menarik nafas terasa lebih enteng.

Robot mengatakan, laser tersebut adalah jenis erbium yag? merek Fotona yang memang multifungsi. Dahulu dikembangkan hanya untuk satu fungsi saja yakni mengencangkan otot vagina. Namun seiring perkembangannya, bisa digunakan untuk terapi mendengkur.

“Perkembangannya, juga bisa digunakan untuk mengencangkan otot tenggorokan,” kata dia.

Cara kerjanya dengan menembakkan laser ke otot tenggorokan melalui mulut. Yang tadinya menutup, dengan terapi ini, otot tenggorokan bisa lebih mengencang dan terbuka. Alhasil, ketika tidur tidak ada getaran yang dihasilkan udara dan otot yang bersinggungan.(c1/dna/iil/JPG/hargo)