Pemindahan lokasi pemakaman Susi Similikiti itu disampaikan Ketua RT lingkungan rumah Tukul Arwana. Keputusan dipindahkan itu karena alasan adanya isu penggusuran di TPU Bunga Cempaka.
“Dimakamkan ke Jeruk Purut supaya lebih baik karena takutnya kena planning (penggusuran). Jamnya tetap jam 10.00,” kata Isya selaku Ketua RT.
Menurut Bedel, adik Tukul, wanita yang karib disapa Susi Similikiti itu meninggal setelah berjuang melawan penyakit asma. Almarhumah memang memiliki riwayat penyakit asma.
Bahkan semasa hidupnya wanita berdarah Minang itu selalu membawa alat bantu penyaluran obat untuk mengatasi penyakit paru-paru seperti asma. “Asma dari dulu sering pakai alat bantu,” jelasnya.
Susi Similikiti meninggal di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (23/8) pukul 18.00 WIB. (ded/jpg/hg)
