Ekonomi

SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

×

SUCOFINDO Dorong Daya Saing Industri Alat Kesehatan melalui Penguatan Pengujian dan Kalibrasi

Share this article

Dalam rangka mendukung program Asta Cita Pemerintah serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor kesehatan, PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) berpartisipasi sebagai pembicara dalam kegiatan Pameran & Business Matching Peningkatan Penggunaan Perbekalan Kesehatan Dalam Negeri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI) yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di Bali tersebut menjadi wadah kolaborasi antara institusi kesehatan dan pelaku industri alat kesehatan nasional guna mendorong peningkatan kualitas industri alat kesehatan nasional.

Direktur Pengawasan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Eka Purnamasari menyampaikan bahwa kolaborasi multipihak menjadi langkah penting untuk memastikan alat kesehatan yang beredar memenuhi aspek mutu, keamanan, dan keselamatan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, industri alat kesehatan nasional, fasilitas pelayanan kesehatan, serta lembaga pendukung seperti laboratorium pengujian dan kalibrasi. Dengan kolaborasi yang baik, penggunaan alat kesehatan dalam negeri dapat semakin meningkat sekaligus memastikan produk yang digunakan masyarakat telah memenuhi standar mutu dan keamanan yang berlaku,” ujarnya.

Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus Permadi menegaskan bahwa penguatan layanan pengujian dan kalibrasi menjadi bagian dari komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam mendukung kemandirian industri alat kesehatan nasional.

“Sebagai perusahaan TIC, SUCOFINDO terus memperkuat kapabilitas layanan pengujian dan kalibrasi alat kesehatan guna mendukung peningkatan kualitas, keamanan, dan daya saing produk dalam negeri. Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini dapat mempercepat terciptanya ekosistem industri alat kesehatan nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing global,” tuturnya.

Kepala Subbagian Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Strategic Business Unit Laboratorium PT SUCOFINDO (PERSERO), Aksarani Sa Pratiwi yang turut hadir sebagai pembicara memaparkan terkait layanan pengujian dan kalibrasi alat kesehatan guna mendukung keamanan, mutu, dan kepatuhan regulasi industri alat kesehatan di Indonesia.

Berita Terkait:  SUCOFINDO Ekspansi Jepang, Perkuat Rantai Pasok Biomassa Berkelanjutan

“SUCOFINDO melalui SBU Laboratorium memiliki berbagai layanan, mulai dari pengujian alat elektromedis, pengujian keselamatan listrik, uji fungsi dan performa alat kesehatan, hingga kalibrasi berbagai perangkat kesehatan seperti vital sign monitor, alat radiologi, alat ukur tekanan, suhu, volume, dan laju alir.

SUCOFINDO juga menghadirkan layanan pengujian mikrobiologi, pengujian kimia alat kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), serta pengujian produk farmasi dan keamanan pangan. Semua layanan ini tentunya telah terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), serta memiliki izin operasional pengujian dan kalibrasi alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI,” tuturnya.

Aksarani Sa Pratiwi juga menambahkan bahwa pengujian dan kalibrasi alat kesehatan memiliki peran strategis dalam memastikan alat kesehatan yang digunakan masyarakat memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kelayakan fungsi. Selain mendukung pemenuhan regulasi pemerintah, layanan tersebut juga membantu fasilitas pelayanan kesehatan menjaga kualitas pelayanan kepada pasien.

“SUCOFINDO berkomitmen hadir sebagai mitra tepercaya bagi industri alat kesehatan nasional melalui layanan pengujian dan kalibrasi yang andal, akurat, serta sesuai regulasi. Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan daya saing produk alat kesehatan dalam negeri sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk nasional,” tambahnya.

Di akhir paparannya, Aksarani Sa Pratiwi menyampaikan bahwa laboratorium PT SUCOFINDO (PERSERO) juga dilengkapi berbagai peralatan analisis modern dan kalibrator terstandar untuk menjamin ketertelusuran hasil pengujian dan kalibrasi. Laporan layanan yang dihasilkan pun telah terintegrasi dengan sistem Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Peralatan Kesehatan (ASPAK) Kementerian Kesehatan untuk mendukung tata kelola alat kesehatan yang lebih efektif dan akuntabel.

“Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, SUCOFINDO berharap dapat memperluas kolaborasi dengan pelaku industri alat kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kemandirian industri kesehatan nasional dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri,” tutupnya.

Berita Terkait:  Cuan Lovers Community Gandeng Syailendra Capital Perkuat Literasi Investor Ritel melalui Forum “360° Market View: What to Watch & Where to Play in 2026”

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat RegionalPT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian di tingkat regional dengan berhasil mempertahankan posisinya selama tiga tahun berturut-turut dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Dalam pemeringkatan tahun 2026 ini, PTPP menempati peringkat ke-279 dari 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara berdasarkan pendapatan tahun fiskal 2025. Di sektor Engineering & Construction Indonesia, PTPP juga berhasil menempati peringkat ketiga, menegaskan posisi Perseroan sebagai salah satu pelaku utama industri konstruksi nasional yang mampu bersaing di tingkat regional. Penghargaan dan pemeringkatan Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 merupakan bagian dari inisiatif Fortune Media dalam memetakan kinerja 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Program ini diselenggarakan oleh Fortune Media bersama Danantara Indonesia, dan menjadi forum apresiasi bagi perusahaan-perusahaan dengan skala bisnis terbesar di kawasan. Sertifikat penghargaan diserahkan secara langsung oleh CEO Fortune Asia, Khoon Fong Ang, kepada perwakilan perusahaan pada ajang Executive Dinner & Fortune Southeast Asia 500 Awards 2026 yang digelar di East Ballroom, The Langham Jakarta, Sudirman Central Business District (SCBD), pada 18 Juni 2026. Acara tersebut mempertemukan para pimpinan perusahaan terkemuka dari berbagai negara di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan bisnis serta konsistensi kinerja Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi dan infrastruktur yang terus berkembang. “Pengakuan ini mencerminkan konsistensi PTPP dalam menjaga kinerja operasional dan memperkuat fundamental bisnis di tengah tantangan industri yang dinamis. Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola perusahaan, serta eksekusi proyek-proyek strategis nasional yang memberikan nilai tambah berkelanjutan,” ujar Joko Raharjo. Capaian ini memperkuat posisi PTPP sebagai perusahaan konstruksi dan investasi nasional dengan daya saing regional, sekaligus mencerminkan kontribusi Perseroan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, PTPP terus berkomitmen menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi, digitalisasi, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta penguatan portofolio usaha yang berkelanjutan. Dengan kembali masuk dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, PTPP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang memiliki daya saing di tingkat regional serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia. —SELESAI— About PT PP (Persero) Tbk PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Ekonomi

PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), kembali mencatatkan pencapaian…