Karena ada Partai Nasdem yang jumlah elektabilitas calegnya mencapai 16,2 Persen. Karena sudah mendapatkan kursi kedua, maka suara partai NasDem kemudian dibagi menjadi 3, hasilnya 5,3 persen. Untuk Kursi ketiga, Golkar pun tidak cukup, karena ada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang meraih 11,7 persen.
Namun antara Partai Golkar dan PPP dalam merebut kursi ketiga jaraknya hanya, berkisar 2,4 Persen. Partai Gerindra dan Demokrat juga membayangi. Sehingga perebutan kursi ketiga sepertinya akan berlangsung alot dan sengit. Antara PPP, Golkar dan Gerindra.
Merujuk pada hasil survei, kursi ketiga ini, pertarungannya bisa ketat untuk tiga figur. Yaitu Hana Hasana Fadel Muhamad, Roem Kono, dan Elnino. Bahkan Kursi ketiga ini juga masih bisa berpeluang bergeser, karena dari rilis survei ada yang belum memutuskan pilihannya sekitar 22.8 Persen.
Angka ini masih lebih tinggi dari elektabilitas Idah Syaidah yang menjadi jawara survei dengan elektabilitas 19,6 persen.
Sehingga masih terbuka peluang bagi calon anggota DPR-RI lain seperti Elnino, Roem Kono, Gusnar Ismail, Rustam Akili, Zainudin Hasan, Herman Ishak, dan figur srikandi seperti Sri Endang Yamin dan Lola Mayulu Yunus untuk bisa merubah keadaan. Dengan catatan harus bekerja ekstra di sisa waktu menuju hari pencoblosan Pileg pada 17 April. Bekerja keras untuk menarik simpati dan dukungan masyarakat. (jpnn/gp/hg)
