Hargo.co.id – Ini menjadi pelajaran bagi para orang tua untuk tidak membiarkan anak-anaknya ugal-ugalan mengendarai sepeda motor. Seperti dua orang pelajar, Lidya Desrianti Ahmad (14) bersama temannya Sri Rahmawaty Bayanu (13) mengalami luka-luka setelah menghantam bagian belakang mobil dum truk, kemarin, Ahad (25/3) pukul 09.30 Wita.
Awalnya, dua kendaraan yang sejalur tersebut aman-aman saja. Sepeda motor Honda Revo F1 DM 2421 HM yang dikendarai Lidya berboncengan dengan Sri melaju tepat di belakang mobil dum truk Toyota Dutro DM 9537 BB yang dikendarai Rani Manjo (53).
Petaka pun terjadi, saat mobil dum truk tersebut hendak belok ke kiri untuk parkir di lahan kosong. Namun prakkkkkk, tiba-tiba box bagian belakang mobil tersebut dihantam keras oleh motor Honda Revo di belakang tadi.
Lidya dan Rahmawaty pun terpental jatuh dari motornya. Para pengendara lain langsung turun mengevakuasi dua ABG yang berlumuran darah tersebut. Lidya si pengendara menderita luka robek dibagian wajah serta luka lubang di bagian tengkorak kepalanya.
Sementara Sri, juga mengalami luka robek dari dahi hingga ke ubun-ubun. Sempat dilarikan ke Puskesmas Boliyohuto untuk penyelamatan awal, kemudian dirujuk ke rumah sakit MM Dunda Limboto.
Kasat Lantas Polres Gorontalo, AKP Omizon Eka Putra membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pengendara motor tersbut belum mempunyai SIM. “Kedua barang bukti sudah diamankan di Polsek Boliyohuto,” ungkap Omizon. Dirinya juga menambahkaan bahwa peristiwa tersebut masih terus didalami dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (TR-58/hg)
