Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Tahun Ini, Awal Puasa dan Lebaran Bisa Kompak

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Selasa, 19 April 2016 | 15:14 PM Tag: , ,
  

Hargo.co.id – PP Muhammadiyah telah memutuskan awal Ramadan jatuh pada 6 Juni. Meski warga Nahdlatul Ulama (NU) akan menunggu rukyat (melihat bulan secara langsung), warga dari dua ormas Islam terbesar di tanah air berpotensi kompak mengawali puasa.

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin menuturkan, tinggi hilal pada 5 Juni sudah memenuhi kriteria rukyatulhilal yang menjadi standar NU.

Namun, ormas berpengaruh lainnya, yakni Persis, diperkirakan akan berbeda. “Untuk acuan Persis belum memenuhi kriteria,” kata Thomas kemarin.

Muhammadiyah menggunakan kriteria wujudulhilal. Lewat patokan itu, bulan baru tiba ketika sudah terjadi ijtimak atau konjungsi dan bulan terbenam sebelum terbenamnya matahari.

Sebaliknya, NU menganut imkanurrukyat atau bulan baru harus terlihat dengan mata telanjang (tinggi hilal minimal 2 derajat).

Sementara itu, untuk Persis, ketinggian hilal 4-6 de­rajat. Berdasar hisab Muhammadiyah, tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Jogjakarta pada 5 Juni adalah lebih dari 4 derajat 1 menit 58 detik.Â

(Visited 1 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar