Terjebak Banjir, Seorang Warga Gorontalo Nyaris Melahirkan di Ambulans

×

Terjebak Banjir, Seorang Warga Gorontalo Nyaris Melahirkan di Ambulans

Share this article
Tangkapan layar video mobil ambulance yang membawa ibu hamil saat terjebak banjir di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Istimewa)
Tangkapan layar video mobil ambulance yang membawa ibu hamil saat terjebak banjir di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah video satu unit mobil ambulans terjebak banjir yang tengah membawa seorang pasien hamil dan nyaris melahirkan di dalam mobil, viral di media sosial, Senin (22/08/2022). 

Belakangan diketahui mobil tersebut milik Puskesmas Bone, yang sedang mengevakuasi seorang pasien hamil bernama Octavia Hipi, warga Desa Cendana Putih, Kecamatan Bone, Bone Bolango. 

Kepala Puskesmas Bone, Wirda Husain saat diwawancarai wartawan media ini melalui sambungan telepon menjelaskan, awalnya ada seorang pasien yang sementara menjalani proses lahiran di Puskesmas dan sudah masuk pembukaan 7-8. 

“Rencananya pasien ini akan kita evakuasi dari Puskesmas agar tidak terjebak banjir. Namun saat melintas di Desa Masiaga, kondisi air di jalan sudah cukup tinggi,” jelas Wirda Husain. 

Lanjut kata Wirda Husain, saat melintasi banjir tersebut, sejumlah warga yang rumahnya berada di dekat jalan raya dan sudah tergenang air melarang mobil tersebut melaju. Alasannya gelombang air yang ditimbulkan akan merusak bagian bangunan rumah mereka. 

“Pas masuk banjir, mobil dicegat warga. Alasannya akan memicu gelombang air. Akhirnya mobil mogok. Beruntung setelah itu ada warga yang membantu mendorong hingga ke tempat yang tidak tergenang air,” ungkap Wirda Husain. 

Lanjut katanya, dalam kondisi darurat tersebut pasien kemudian langsung dipindahkan ke salah satu mobil warga untuk dievakuasi ke RS Tombulilato, karena mobil ambulans telah mogok. 

“Beruntung ada mobil warga lainnya. Jadi pasien yang sedang menjalani proses lahiran ini langsung kita pindahkan dan dievakuasi ke RS Tombulilato. Alhamdulillah tertolong dan ibu itu melahirkan dengan selamat di rumah sakit,” tutur Wirda Husain. 

Melalui berita ini, Wirda Husain menitipkan harapannya agar keberadaan Puskesmas Bone dapat direlokasi atau dipindahkan ke tempat yang lebih aman bencana alam. Pihaknya mengaku selalu merasa was – was akan datangnya banjir yang dapat mengancam keselamatan petugas maupun pasien, di setiap kali wilayah tersebut diguyur hujan deras. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo