Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Terkait Bantuan Covid-19, Aleg Gerindra: Pemkot Gorontalo Harus Adil

Oleh Berita Hargo , dalam Kota Gorontalo Legislatif , pada Tuesday, 14 April 2020 | 00:09 AM Tags: , ,
  Anggota DPRD Kota Gorontalo, Andi Helda M Nyiwi

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemkot Gorontalo harus adil dalam penyaluran bantuan warga yang terdampak Covid-19. Permintaan ini disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Gorontalo, Andi Helda M Nyiwi, ketika menghubungi Hargo.co.id, Senin (13/04/2020).

“Dari pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten/kota mengucurkan anggaran untuk pengadaan bantuan berupa bahan pangan kepada warga terdampak Covid – 19. Saya minta, penyaluran bantuan ini harus tepat sasaran dan dilaksanakan secara adil,” tegas Andi Helda.

Helda juga menyoroti ketidak beresan data warga miskin yang dikantongi Pemkot Gorontalo saat ini. Menurutnya, data warga miskin Pemkot Gorontalo perlu dievaluasi kemudian diperbaiki. Pasalnya, ada warga yang seharusnya dapat, tapi karena tidak terdaftar dalam keluarga miskin sebagai penerima bantuan, warga tersebut tidak kebagian bantuan.

“Perlu ada perbaikan tentang data warga miskin atau data penerima bantuan. Banyak warga di Dapil saya mengeluh mereka sering tidak mendapat bantuan dari Pemkot karena tidak masuk dalam data penerima. Padahal, mereka adalah warga yang ekonominya lemah. Sementara, ada warga yang tak layak menerima, malah mendapat bantuan,” ungkap Andi Helda.

Andi Helda mengatakan, akibat ketidak beresan data warga penerima bantuan ini, terjadilah kecemburuan sosial antar warga hingga berujung pada kritikan melalui media sosial.

Untuk menangani hal satu ini, lanjut Andi Helda, Pemkot Gorontalo harus menyediakan satu wadah komunikasi untuk melayani keluhan warga.

“Kami usulkan agar Pemkot perlu umumkan ke rakyat satu nomor Call Center untuk pengaduan masyarakat terkait kebijakan dalam rangka menangani Covid-19. Nomor itu penting agar masyarakat bisa mengadu dan mendapat respon yang nyata dan cepat dari Pemkot. Termasuk petugas medis baik yang ada di Puskesmas dan RSAS yang membutuhkan APD dan masker,” ujarnya. (wan/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar