Terkait Penundaan 95 Rute Lion Air , Ini penjelasan Pihak Lion Air Gorontalo

×

Terkait Penundaan 95 Rute Lion Air , Ini penjelasan Pihak Lion Air Gorontalo

Share this article
Ilustrasi

Berdasar data Ditjen Perhubungan Udara, maskapai penerbangan yang paling banyak mengalami pencabutan adalah Kalstar Aviation dengan rute yang dicabut Balikpapan–Samarinda dan Balikpapan–Pontianak. Yang lain adalah rute Manado–Sorong milik Travel Express, Balikpapan–Jakarta milik PT Tri MG Intra Airlines, Jakarta–Pekanbaru milik Sriwijaya Airlines, dan rute Jakarta–Pontianak milik NAM Air.
Soal pencabutan, perusahaan harus mengajukan izin rute kembali satu tahun kemudian.

Hal tersebut merupakan sanksi bagi mereka yang tidak memenuhi ketentuan izin rute. Kecuali perusahaan itu memang mengajukan penundaan penerbangan maksimal 30 hari. ”Salah satu contoh kasusnya adalah Lion Air yang memang mengajukan penundaan rute penerbangan mereka,” ungkapnya.

Selain pencabutan rute, banyak maskapai yang mendapatkan surat berisi pengurangan frekuensi. Yang terbanyak adalah rute Jayapura–Oksibil milik Trigana Air Service yang berkurang 28 frekuensi. Rute-rute maskapai lainnya seperti Citilink, Garuda Indonesia, Sriwijaya Airlines, dan Susi Air juga ikut dikurangi.