Lebih lanjut Menhub Ignasius Djonan mengatakan, ia telah malaporkan kondisi gedung terminal Bandara Djalaludin kepada Presiden Joko Widodo, termasuk memintakan waktu Presiden untuk meresmikannya langsung. “Sudah, sudah dilaporkan. Kalau peresmian kita sudah ajukan. Tinggal tunggu jadwal beliau,”ujar Ignasius.
Kapan pastinya kesiapan Presiden, ia belum bisa memastikan. “Kita tunggu saja,”kata Ignasius Djonan.
Gedung terminal bandara Djalaludin Gorontalo sendiri merupakan icon baru daerah ini. Bandara yang dibangun sejak tahun 2013 itu menelan anggaran yang tidak sedikit.
Tahap pertama tahun 2013 berupa pekerjaan struktur bawah fondasi pancang, tie beam dan pile cap dengan anggaran sebesar Rp 22,8 miliar, selanjutnya untuk tahap kedua pada tahun 2014 berupa pekerjaan struktur atas, penutup atap, finishing dinding bata, finishing lantai dasar dan instalasi MEP dengan anggaran sebesar Rp 51,4 miliar.
