Tersangka Kasus Money Laundry di Kota Gorontalo Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Metropolis
Tersangka kasus tindak pidana pencucian uang berinisial SM (tengah), saat dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo. (Foto: Istimewa)
  Tersangka kasus tindak pidana pencucian uang berinisial SM (tengah), saat dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Satuan Reserse Kriminal Unit 2 Tipidkor Polresta Gorontalo Kota resmi melakukan Tahap II, atau menyerahkan tersangka dan barang bukti perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) berinisial SM, kepada pihak Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo, Senin (13/3/2023).

Informasi yang disampaikan Bagian Humas Polresta Gorontalo Kota pada Selasa (14/03/2023), sebelumnya pihak tersangka dan kuasa hukumnya sempat melayangkan gugatan Pra Peradilan, dan hasilnya sidang tersebut dimenangkan oleh Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota.

banner 300x300

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Dr.Ade Permana, S.I.K,.M.H melalui Kasat Reskrim, Kompol Leonardo Widharta, S.I.K, menjelaskan, keterlibatan SM (41) dengan tersangka lainnya FA sendiri, terkait dugaan TPPU atau Money Loundring, di salah satu perusahaan distributor kebutuhan harian yang ada di Kota Gorontalo.

Diketahui, SM membantu FA yang merupakan suaminya atas dugaan TPPU, dimana SM mengetahui sumber dana yang di terima saat itu adalah dari kejahatan mark up / menaikan harga barang milik salah satu toko yang ada di Kota Gorontalo, dan hal tersebut berlanjut sampai dengan tahun 2017.

“Selanjutnya dana tersebut oleh SM yang merupakan Istri dari FA, disimpan di rekening miliknya,” jelas Kompol Leonardo Widharta S.I.K.

banner 728x485

Lebih lanjut Kasat Reskrim juga menerangkan bahwa tersangka SM sendiri diduga telah melakukan TPPU dan atau pertolongan jahat (Tadah), sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010, tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, dan atau pasal 480 KUHP pidana.

“Setelah dinyatakan berkas perkara lengkap, maka tersangka SM beserta barang bukti, kami limpahkan kepada pihak Kejari Kota Gorontalo, untuk dilakukan proses lebih lanjut,” terang Kompol Leonardo Widharta S.I.K.

Selain itu, perwira lulusan Akpol 2008 ini juga menambahkan, dimana proses penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum, yaitu Sumarni Larape S.H, M.H, selaku Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo.

“Selanjutnya pihak Kejari Kota Gorontalo akan melakukan penahanan terhadap tersangka di Lapas perempuan,” tutup Kompol Leonardo Widharta S.I.K.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *