Pergerakan lalulintas angkutan udara juga ikut bergairah. Selama September 2016, jumlah pesawat yang datang (arrival) tercatat menyentuh angka 1.266 unit.Jumlahnya meningkat 9,90 persen. Pergerakan penumpang yang datang (arrival) sebanyak 114.185 orang atau meningkat tipis sebesar 1,33 persen bila dibanding September 2016. “Ekonomi Sulawesi jadi tumbuh sangat bagus. Di triwulan III-2016, berdasarkan
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 25,77 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 19,09 triliun,†ungkap Korah.
Yang terkait pariwisata, semuanya tercatat naik. Penyediaan akomodasi dan makan minum naik 16,71 persen. “Ini dipicu oleh dibukanya direct flight dari beberapa kota di Tiongkok pada awal Juli 2016. Pelaksanaan even berskala internasional yang padat pada triwulan III di Sulawesi Utara juga turut mendongkrak pertumbuhan kategori ini,†ungkap Korah.
Bahkan sektor Informasi dan komunikasi juga ikutan naik 6,86 persen. “Kenaikan ini didorong oleh masuknya industri transportasi online di Kota Manado pada kuartal ke-3 tahun ini. Efek pariwisata memang dahsyat. Selain menghasilkan income, banyak lapangan kerja baru yang bisa diciptakan dengan cost yang sangat rendah,†papar Korah. (Hg)
