Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Toleransi Beragama Dinegara Ini Patut Diacungi Jempol

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Senin, 13 Juni 2016 | 13:38 Tag: , ,
  

Hargo.co.id TORONTO – Toleransi beragama ditunjukkan warga di Kanada. Sejumlah warga negara itu ikut berpuasa seperti yang dilakukan umat Islam di negaranya. Ini tentu pemandangan baru di negeri barat.

”Untuk kali kedua, saya akan menjalani puasa Ramadan,” ucap Mark Holland, anggota Majelis Rendah (House of Commons) Kanada, pekan lalu.

Sama dengan di Indonesia, puasa Ramadan di negara yang dikomandani perdana menteri ganteng Justin Trudeau itu berlaku mulai 6 Juni-7 Juli mendatang.

Maka, mulai Senin lalu (6/6), politikus 41 tahun tersebut berpuasa. Di Kanada, puasa berlangsung selama 18 jam. Tidak sekadar berpuasa, Holland pun bersedekah seperti yang umat muslim lakukan selama Ramadan. Tahun lalu, dia sukses melakukan dua hal itu.

untuk bersedekah, dia menyalurkan donasinya lewat Give 30. Sebenarnya, organisasi amal yang berdiri pada 2012 itulah yang kali pertama menginspirasi tokoh Partai Liberal itu untuk berpuasa.

”Sesungguhnya, semangat Ramadan sangat universal. Yakni, memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Ziyaad Mia, pendiri Give 30.

Sebagai muslim yang tinggal di Kota Toronto yang majemuk, pengacara HAM tenar tersebut ingin menularkan semangat Ramadan itu kepada semua orang. Tidak hanya kaum muslim, tapi juga mereka yang bukan pemeluk Islam.

”Ide utama kami adalah mengajak masyarakat merasakan lapar supaya berempati kepada yang kelaparan. Sebab, kelaparan tidak diskriminatif dan tidak beragama,” tegas Mia. 

(Visited 8 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar