Warga Tutup Jalan dengan Kawat Berduri
TELAGA Hargo.co.id – Upaya pemerintah mengejar target penyelesaian pekerjaan pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) masih terus menyisihkan kendala di lapangan. Ini menyusul masih adanya sejumlah warga yang terus mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pembayaran ganti rugi lahan.
Seperti halnya pantauan Gorontalo Post, kemarin, Rabu(23/8). Puluhan masyarakat di sekitar Desa Pilohayanga Barat, Telaga, Kabupaten Gorontalo, melakukan aksi turun ke jalan. Bahkan, aksi mereka ini lebih terbilang pamanen.
Mereka yang mengatasnamakan kuasa dari keluarga Sahrina Usman menutup badan jalan GORR yang sementara dibangun dengan mematok kayu yang dipagari kawat berduri dan membentangkan bendera. Tidak hanya itu, untuk menunggu pihak yang berwenang ke lokasi, mereka pun sengaja menyiapkan diri bertahan di lokasi dengan membuat pondok kecil.
Harjo Tangahu, salah seorang warga di lokasi mengaku bahwa sebagian besar ahli waris dari salah satu pemilik tanah Sahrina Usman ini sengaja melakukan aksi pemagaran hanya demi mendengar langsung penjelasan tentang kepastian pembayaran ganti rugi atas 5 sertifikat lahan seluas 13.300 meter Persegi.
Sebab, selama ini mereka mengakui bahwa sejak tahun 2014 terus dijanjikan pembayaran namun hingga kini tak pernah terealisasi. Mereka mematok harga tanah per meternya sekitar Rp 240 Ribu.
Bahkan itu diklaim mereka bisa saja berubah mengingat ada sebagin lahan produktif yang tidak diketahui malah ikut kena dampak pembangunan. Mereka ingin menyelesaikan pembicaraan dengan pihak terkait. “Kami sudah minta izin dari pemerintah desa setempat untuk membuat pagar jalan ini (pagar kawat berduri,red), itu juga disaksikan kepala dusun,” ujar Harjo.
Mereka berharap, dengan aksi ini pemerintah dapat mendengarkan keluhan mereka. “Selama ini cuma cerita terus pak, tapi realisasinya tidak ada. Kami hanya berharap supaya secepatnya diselesaikan pembayaran. Tolong pemerintah sedikitnya menghargai dan mengerti pemilik lahan. Karena keluarga kami ingin selesaikan dengan baik-baik,” ujarnya.(csr/hg)




