Usai Ikuti Pelatihan, PGP Harap Peserta Makin Berdaya Saing

×

Usai Ikuti Pelatihan, PGP Harap Peserta Makin Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Penyerahan sertipikat pelatihan dari pihak Pani Gold Project kepada salah satu peserta pelatihan. (Foto: Istimewa)
Penyerahan sertipikat pelatihan dari pihak Pani Gold Project kepada salah satu peserta pelatihan. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pani Gold Project (PGP) secara resmi menutup program pelatihan komputer bagi 20 peserta (Batch 1) yang berlangsung di Lab Komputer Universitas Pohuwato di Marisa, Pohuwato, pada Sabtu (18/3/2023).

Selain manajemen Pani Gold Project, penutupan program pelatihan turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) serta Balai Latihan Kerja.

Program pelatihan Computer Operator Assistant yang terselenggara berkat kerjasama Pani Gold Project dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pohuwato ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bumi Panua.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Nizma Sanad menyampaikan terima kasih kepada Pani Gold Project atas dukungannya kepada kegiatan Disnakertrans dan BLK sejauh ini.

“Terima kasih untuk PGP karena sudah mensupport kegiatan ini dan semoga bermanfaat nantinya untuk semua peserta dan semoga ada kegiatan dari pemda yang seperti ini lagi yang bisa nantinya disupport oleh pihak perusahaan,” kata Nizma.

Sementara itu, Adi Firdaus, HR Manager Pani Gold Project menegaskan, selain melaksanakan praktek-praktek pertambangan yang baik, perusahaan selalu berkomitmen mendukung program pemerintah daerah diberbagai sektor, salah satunya dalam upaya peningkatan kualitas SDM Pohuwato melalui program Pelatihan Computer Operator Assistant yang merupakan wujud komitmen membangun sinergi dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Pohuwato.

“Kami berharap peserta yang sudah lulus dari program pelatihan ini bisa memperoleh manfaat nyata dan memiliki kemampuan dan keterampilan lebih sehingga mereka bisa memperkaya pengalaman dan lebih siap pakai di dunia kerja,” kata Adi.

Adi menambahkan bahwa Pani Gold Project tentunya akan terus membangun sinergi dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk BLK, terutama dalam upaya meng-upgrade skill tenaga kerja di Kabupaten Pohuwato.

Menanggapi usainya program pelatihan ini, Kepala BLK Pohuwato, Verny Lengkong, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pani Gold Project yang telah membantu dalam penyelenggaraan pelatihan.

“Secara pribadi dan atas nama BLK, saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Pani Gold Project atas penyelenggaraan pelatihan ini,” kata Verny.

Harapannya kegiatan pelatihan ini bisa bermanfaat bagi seluruh peserta dan mereka bisa lulus dengan baik sehingga apa yang mereka dapatkan bisa mereka terapkan saat mereka bekerja nantinya,” tutup Verny.(*)

Penulis: Ryan Lagili