Rabu, 30 November 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Usai Jalani Swab PCR, 200 Petugas Bandara Djalaludin Dapat Bantuan 

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 8 Januari 2022 | 08:05 Tag: , ,
  Perwakilan petugas di Bandara Djalaludin saat menerima bantuan beras dari pemerintah Provinsi Gorontalo, Jumat (07/01/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie didampingi Ketua TP PKK Idah Syahidah menyerahkan bantuan beras terhadap 200 orang warga yang bertugas di Bandara Jalaludin. Bantuan tersebut dari pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo yang diserahkan pada Jumat (07/01/2022). 

Rusli Habibie menegaskan bahwa bantuan beras yang diserahkan itu sebagai bentuk apresiasinya kepada petugas bandara mulai dari cleaning service, porter, petugas kantin, pegawai bandara serta petugas lainnya yang telah sukarela mengikuti swab tes PCR guna mengantisipasi masuknya Covid-19 varian Omicron di Gorontalo. 

“Ini kemarin, tiba saat tiba akal. Setelah saya melihat kalian aktif sekali dan juga tidak keberatan saya swab PCR, maka hari ini saya janjikan untuk berikan beras 5 KG. Semoga dapat dinikmati dan diterima dengan baik,” kata Rusli Habibie. 

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa swab tes massal yang dilaksanakannya itu semata-mata untuk melindungi warganya dari paparan virus corona. Ia mengaku tidak mau dua kali kecolongan ada klaster bandara seperti yang terjadi di bulan Juli lalu, di mana terdapat 56 petugas bandara terkonfirmasi positif Covid-19. 

“Saya lihat berita – berita di media sosial bahwa di beberapa bandara dan khususnya di Cengkareng, ditemukan petugas di bandara positif Omicron dan diduga itu berasal dari penumpang dari luar negeri. Makanya saya tidak mau kecolongan, saya antisipasi kalian semua di sini biar sehat dan tidak terkontaminasi corona, karena yang saya takutkan dulu di bulan Juli itu ada 65 orang dari kluster bandara. Saya sudah laporkan ke Mendagri, juga persetujuan dari Forkopimda untuk mensterilkan bandara, karena bandara kita tidak bisa tutup, ekonomi tidak jalan dan kalian Porter juga tidak ada penghasilan. Untuk itu mohon maaf saya bertindak tegas dan cepat dan alhamdulillah semua yang di swab kemarin termasuk saya dan Forkopimda hasilnya negatif,” ucap Rusli Habibie. 

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Gorontalo dua periode itu juga menginstruksikan kepada pihak Bandara Djalaludin agar memasang QR Code yang terintegrasi dengan aplikasi Pedulilindungi di setiap akses pintu masuk untuk mengetahui jumlah pengunjung dan mempermudah tracing jika ada yang terkonfirmasi positif. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 36 times, 1 visits today)

Komentar