TILAMUTA, Hargo.co.id – Pemkab Boalemo akhirnya melakukan pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru 2017, pada Rabu (4/1).
Tapi ada hal berbeda dari pelantikan di Boalemo dibandingkan Pemda lain. 465 pejabat Boalemo yang dilantik mengisi jabatan eselon II, III dan IV menjalani tes urine.
Perbedaan lainnya terletak pada waktu pelantikan. Plt Bupati Boalemo, Adrian Lahay melantik ratusan pejabat tersebut pada pukul 03.00 wita dinihari.
Saat memberikan sambutan pada pelantikan, Adrian Lahay menyatakan tes urine dilakukan untuk memastikan pejabat yang mengisi jabatan dalam OPD baru steril dari narkoba.
“Sampai saat ini saya menunggu hasil tes urine dari BNN Kabupaten Boalemo. Karena begitu banyaknya pejabat sehingga masih dirangkum pelaporannya. Namun saya tegaskan kalau ada pejabat entah itu setingkat pratama atau eselon II, administrator eselon III maupun pengawas eselon IV terbukti positif narkotika maka sanksinya saya langsung non jobkan. Meskipun pelantikan sudah ditempuh pada hari itu juga, Rabu (4/1),†tegas Adrian Lahay.
Pernyataan Plt Bupati Boalemo ini seolah menjadi sengatan setrum bagi pejabat yang sudah dilantik. Karena sampel tes urine sudah di tangan BNNK Boalemo. Kegalauan para pejabat mulai terasa terasa.
Pasalnya, jabatan yang sudah diamanahkan bisa saja lenyap seketika begitu hasil tes urine di beberkan dan dinyatakan positif.
“Sementara ini hasilnya dalam perampungan tim BNNK Boalemo. Begitu selesai akan diserahkan kepada Plt Bupati,†ucap Kepala BNNK Boalemo, Moh. Agus Anwar saat diwawancarai Gorontalo Post.
Sementara itu, dari rangkaian pengukuhan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Plt Bupati Drs. H. Adrian Lahay sedikitnya melantik 465 pejabat di Kabupaten Boalemo. Mereka terdiri atas pejabat tingkat pratama kurang lebih 38 orang, administrator 110 pejabat dan pengawas sebanyak 315 orang.
Dari komposisi pelantikan pejabat pimpinan OPD baru tersebut terdapat lima jabatan tingkat pratama mengalami kekosongan. Sehingga masih ditempuh pengisian penjabat sementara atau Pelaksana Tugas (Plt) untuk selanjutnya diadakan open bidding atau lelang jabatan.
Sebanyak lima jabatan tersebut masing-masing Asisten Kebijakan Pemerintahan diserahkan kepada Plt Sukarni Potutu yang kini menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan.
Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat kepada Plt Syafrudin Lamusu yang juga menjabat Sekretaris Dinas setempat. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada Plt Sofyan Hasan yang juga dilantik sebagai Sekretaris pada dinas setempat.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dijabat sekretarisnya sekaligus Plt Ismet Nono dan Satuan Pamong Praja kepada Plt Mizan Uwade.
“Sejumlah jabatan strategis dengan kedudukan Plt ini akan ditempuh pengisian melalui mekanisme lelang jabatan. Sementara ini saya sedang mempersiapkan tahapannya. Karena ini akan melibatkan tim penilai professional di datangkan dari luar daerah,†ungkap Adrian Lahay.
Disatu sisi, jabatan untuk para camat di tujuh wilayah kecamatan di Kabupaten Boalemo tidak mengalami perubahan. Di mana, pengukuhannya kembali diserahkan kepada pejabat sebelumnya.
Sementara dari pantauan Gorontalo Post kemarin, pegawai di sejumlah SKPD mulai memanfaatkan hari pertama kerja dengan mempersiapkan ruangan serta membenahi kantor .
Dari rata-rata OPD baru masih menempati gedung lama. Sementara pimpinan Satker nampak mengadakan rapat koordinasi bersama jajarannya guna mempersiapkan program dan agenda kerja.(nrt/hargo)
