Yang korban ivenstasi get-get ustad Daroni paling banyak adalah ibu rumah tangga dan tanpa sepengetahuan suami mereka.
“Kita tidak sangka mo jadi bagini. So mimpi mo dapa doi banyak, akhirnya zonk. Kita so ba tanam Rp 27 Juta. Pai tua tidak tau ini. Tapi sekrang dia mo dapa lap pa kita le,” kata salah satu IRT yang enggan dikorankan namanya.
Menurut sejumlah member, mereka ikut serta dalam investasi get-get Azis karena tertarik dengan bunga yang di janjikan. Selain itu mereka sudah sangat yakin, karena selama dua bulan ini (Februari hingga awal Maret), pencairan selalu tepat waktu.
“Kali ini seharusnya tanggal 26 maret, tapi belum juga dibayar oleh Pak. Azis,” katanya lagi.
Sementara itu, dalam pertemuan bersama warga Azis didampingi Masrah Puhi mengaku siap bertanggungjawab untuk pengembalian Refund Modal. Ia mengaku sanggup mengembalikan modal para member tersebut.
“Saya butuh waktu 3 bulan. Saya tidak seperti owner lain. Saya akan bertanggungjawab,” janjinya. (tr-52/hargo)
