Rilis pada Ramadhan
Mungkin publik Amerika Serikat yang mayoritas beragama non-Islam tidak terlalu mengetahui Ramadan, namun di Indonesia, negara dengan penduduk bermayoritas muslim ini memaknai Ramadan sebagai momentum dibelenggunya setan.
Di film Conjuring setan justru muncul dan ini yang menjadi pertanyaan dan pada akhirnya bahan bulian, “Setan kan dibelenggu pas bulan puasa, kok Valak bisa ada?†Selain itu, pada Ramadan, masyarakat semakin gemar beribadah dan memperkuat keimanan sehingga setan seseram apapun, terutama Valak, tidak berpengaruh. Hal itulah menjadi pemicu pem-bully-an setan.
Lebih Seram Valak atau Pocong asli Indonesia?
Pocong, hantu ‘asli’ Indonesia.
Terlepas dari Suzana yang merupakan kuntilanak atau sundal bolong. Wujud setan atau hantu di Indonesia masih lebih menyeramkan. Sebut saja pocong yang dibungkus bak lemper, jalannya loncat-loncat, atau genderuwo yang tinggi-besar dan berbulu laiknya kera. Apa lagi?
Masih ada wewe gombel yang kerap menculik anak-anak yang bermain petak umpet, belum lagi hantu gepeng, hantu ceking, hantu jangkung, atau hantu tanpa kepala. Dibanding Valak yang hanya mukanya menyeramkan, masih tidak ada apa-apa.
(kan/dam/gob/pojoksatu/hargo)
