Kamis, 6 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Viral Mahasiswa Baru Diusir dari Ruangan, Ini Kata Rektor Unhas

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar dari Timur , pada Minggu, 21 Agustus 2022 | 16:05 Tag: , , , , ,
  Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa (tengah). Foto: Dok Humas Unhas

Hargo.co.id, SULSEL – Peristiwa pengusiran terhadap seorang mahasiswa baru (maba) dari ruangan di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Sulawesi Selatan viral di media sosial (medsos).

Konon, si mahasiswa baru diusir saat mengikuti kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB).

Maba yang diusir tersebut ialah M. Nabil Arif. Dia dikeluarkan dari ruangan pengenalan kampus lantaran berselisih paham dengan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Hukum terkait masalah gender.

Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa menerangkan kampusnya sangat terbuka bagi siapa pun, bahkan kampus itu merupakan lembaga tinggi yang inklusif.

“Unhas sangat terbuka untuk semua orang. Kami minta maaf kalau perlu dan saya tegaskan Unhas inklusif,” kata Prof Jamaluddin Jompa, Sabtu (20/8).

Jamaluddin menegaskan peristiwa yang terjadi di Fakultas Hukum Unhas itu merupakan hal biasa.

“Biasalah itu ada perselisihan dan perbedaan. Kami minta masalah itu diselesaikan dengan semua pihak,” ucapnya.

Sebelumnya, video yang berdurasi 1 menit lebih viral di berbagai sosial media di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam video itu tampak mahasiswa yang mengenakan kacamata dan almamater merah mendapat pertanyaan seputar gender dari pimpinan fakultas.

Pertanyaan itu dilontarkan Wadek III Fakultas Hukum Muh Hasrul.

Tidak puas dengan jawaban mahasiswanya, Hasrul langsung memanggil panitia pelaksana PKKMB untuk mengeluarkan Maba tersebut dari ruangan. (JPNN.com)

 

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Viral Mahasiswa Baru Diusir dari Ruangan, Rektor Unhas: Itu Kasus Biasa“. Pada edisi Ahad, 21 Agustus 2022.

(Visited 282 times, 1 visits today)

Komentar