Lebih lanjut disampaikan AKBP Edwin operasi yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan bagian Operasi Bersinar (Bersih dari Narkoba) yang sebelumnya telah dideklarasikan Kapolda Gorontalo.
“Operasi Bersinar ini nantinya akan dilaksanakan selama 30 hari, yakni sejak tanggal 20 maret – 21 April 2016. Untuk operasi berikut kita akan libatkan BNN dan pihak TNI,” jelasnya.
Di Kota Gorontalo dalam operasi petugas juga menyasar sejumlah tempat hiburan malam di bay pass kawasan Kantor Gubernur. Saat razia digelar, tak sedikit pengunjung yang lari tunggang langgang.
Di salah satu tempat, petugas mengamankan 3 ladies lantaran tak memiliki KTP. Namun ketiganya mengaku benama AT (22) MB (23) dan NT (23). Mereka berasal dari Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Wakapolresta Gorontalo Jibrail Bataawi, SIK mengatakan, razia demikian memang sudah rutin digelar. “Bila ada yang melanggar, langsung kami amankan,” tegasnya.
Sementara itu di Kabupaten Gorontalo, operasi Bersinar juga digelar di tempat-tempat hiburan malam. Namun dari sejumlah tempat hiburan yang datangi di wilayah Telaga dan Limboto tak ada satu pun yang terjaring operasi. Hasil tes urine nihil.
Kasat Narkoba Polres Gorontalo AKP Asli,SH mengaku, dari hasil tes urine memang tak warga yang positif konsumsi obat-obatan terlarang. Namun kedepan ini operasi akan kian digencarkan. “Kita akan berupaya membongkar dan memberantas jaringan narkoba di Gorontalo yang sudah menggurita ini,” tuturnya.
