Tuesday, 3 August 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wagub Gorontalo Salurkan Zakat Mal Insentif Baznas ke Mubalig

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Thursday, 15 July 2021 | 20:05 PM Tags: , , ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (kiri) menyerahkan secara simbolis zakat mal insentif mubalig Program Dakwah dan Advokasi Baznas Provinsi Gorontalo, Kamis (15/07/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim menyalurkan zakat mal insentif kepada 192 mubalig, yang diserahkan langsung kepada masing – masing Ketua Baznas Kabupaten/Kota, di Kantor Baznas Provinsi Gorontalo, Kamis (15/07/2021).

“Para mubalig ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah, bangsa dan negara. Mudah-mudahan insentif ini bermanfaat bagi para mubalig yang terkena dampak pandemi Covid-19,” kata H. Idris Rahim.

Penyaluran zakat mal insentif mubalig merupakan program Dakwah dan Advokasi Baznas Provinsi Gorontalo. Jumlah zakat mal insentif yang diberikan kepada para mubalik untuk Triwulan II tahun 2021 sebesar Rp288 juta, di mana setiap mubalig menerima insentif sebesar Rp1,5 juta. Mubalig penerima insentif untuk Kota Gorontalo sebanyak 57 orang, Kabupaten Gorontalo 45 orang, Bone Bolango 26 orang, Gorontalo Utara 13 orang, Boalemo 25 orang, dan Pohuwato 26 orang.

“Saya minta insentif ini segera diberikan kepada para mubalig agar bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pada lebaran Iduladha nanti,” tegas Wagub Gorontalo.

Kepada para mubalig di Provinsi Gorontalo, Idris berpesan untuk dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan program pembangunan. Utamanya di masa pandemi COVID-19 saat ini, Idris berharap para mubalig menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap penegakan protokol kesehatan.

“Kita berharap melalui mubalig, masyarakat akan lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Wagub juga menambahkan, zakat merupakan salah satu instrumen yang sangat penting dalam pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu Idris menekankan agar pengelolaan zakat harus bisa dipertanggungjawabkan, mulai dari pengumpulan, pengelolaan, pendistribusian dan pendayagunaan, serta nilai manfaatnya bagi masyarakat.

“Saya juga berharap Baznas dan para mubalig dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat  dalam menunaikan zakat. Insya Allah pengelolaan zakat ini dapat dilaksanakan dengan penuh amanah dan akuntabel,” tandas Wagub.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo
(Visited 15 times, 1 visits today)

Komentar