Kamis, 8 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wakil Menteri ATR/BPN Kunjungi Atinggola

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Jumat, 1 Oktober 2021 | 08:05 Tag: , ,
  Kunjungan Wamen ATR/BPN di Desa Tombulilato Kecamatan Atinggola. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN, Surya Tjandra kunjungi Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara (Gorut) para Rabu (29/09/2021). Kunjungan tersebut disambut baik oleh Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin yang turut mengawal hingga ke lokasi.

Informasi yang berhasil dihimpun, Surya Tjandra berkunjung ke Desa Tombulilato guna mengetahui potensi pengelolaan gula aren. Juga untuk melihat kemungkinan lahan-lahan yang digunakan masyarakat di wilayah tersebut. Apakah bisa diserahkan atau dilepaskan untuk kemudian menjadi milik masyarakat. 

“Tentunya ini sebuah kebanggaan bagi kami dengan kedatangan pak Wamen hingga ke pelosok untuk melihat potensi dan juga permasalahan tanah yang ada di Gorontalo Utara,” kata Indra Yasin.

Wamen sempat berdiskusi dengan masyarakat pemanfaat lahan yang masih menjadi kawasan hutan yang pada dasarnya terhadap kondisi dan situasi yang terjadi sangat dimengerti. 

“Dari diskusi tersebut, saya kira pak Wamen mengerti apa yang menjadi harapan masyarakat, yakni kepastian hak dan kepastian hukum atas pemanfaatan tanah yang mereka lakukan selama ini,” jelas Indra Yasin.

Pasalnya dengan adanya kepastian, kata Indra Yasin, tentu akan membuat masyarakat merasa aman, dan dalam pengelolaan lahan ke depan mereka akan lebih maksimal.  

“Dan tentunya ini akan berdampak pada peningkatan produktivitas,” tegasnya.

Apa yang disampaikan oleh Wamen tersebut kata Indra pasti akan didukung sepenuhnya, dan juga terkait dengan permasalahan yang ada telah disampaikan kepada pihak BPKH. 

“Kami berharap lahan yang selama ini dikuasai oleh masyarakat dapat dilepas, agar masyarakat merasa lebih aman dan tentu dapat menjaga kawasan hutan yang ada disekitarnya,” ujar Indra Yasin.

Kepada masyarakat, Indra berharap agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir mengenai kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang ada disekitar mereka. “Pemerintah menjamin selama tidak ada izin untuk kawasan HTI maka tidak boleh dimasuki oleh pihak HTI,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 28 times, 1 visits today)

Komentar