Warga Mebludak, Penukaran Uang Nyaris Ricuh

×

Warga Mebludak, Penukaran Uang Nyaris Ricuh

Share this article
Warga memadati pelaksanaan penukaran uang oleh Kantor BI Gorontalo di Lapangan Taruna, Kota Gorontalo, kemarin, (29/6). (Foto Dok. Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Pelaksanaan penukaran uang koin yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo di Lapangan Taruna Kota Gorontalo diserbu warga. Antusias masyarakat untuk mendapatkan pecahan rupah tersebut terlihat begitu besar, sampai ada yang harus berdesak-desakan bahkan berebut mendapatkan posisi terdepan.

Saking banyaknya warga yang ingin menukar uang, maka kondisi ini membuat tradisi tahunan itu nyaris berakhir ricuh, Selasa (29/6).

Pantauan Gorontalo Post (group hargo), sejak pagi hari masyarakat sudah memadati Lapangan Taruna Kota Gorontalo. Mereka sangat antusias untuk mendapatkan uang recehan yang nantinya akan dibagikan dalam tradisi zakati di Gorontalo.

Awalnya, pelaksanaan berlangsung tertib. Namun, dengan bertambah banyaknya masyarakat, suasana pun berubah tak terkendali. Petugas yang berusaha menertibkan hampir kewalahan, bahkan harus beradu mulut dengan masyarakat. Beruntung situasi ini mampu ditenangkan. Kondisi ini tak sampai berbuntut kekacauan.

“Sempat bersitegang. Tapi Alhamdulillah masyarakat berhasil kita tenangkan,” kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Rony Yulianto,SH,SIK.

AKPB Rony mengatakan, pengamanan yang dilakukan pihaknya tersebut merupakan salah satu komitmen untuk menjaga keamanan saat beralangsungnya penukaran uang yang rutin digelar setiap tahun di Kota Gorontalo. “Kita turun mengamankan agar masyarakat nyaman dan tertib. Selama 3 hari kedepan pelaksanaan penukaran uang, kita akan mengawalnya,” jelas Kapolres.

Sementara itu Kepala BI Gorontalo Suryono menjelaskan, untuk tahun ini pihaknya sudah menyediakan uang sebesar Rp 7 Miliar. Meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 3 miliar. “Itu pertanda bahwa ekonomi Gorontalo sedang tumbuh,” katanya.

Pada penukaran uang pecahan kecil kali ini, BI Gorontalo membatasinya sebesar Rp 3.7 Juta dengan rincian Rp 200 Ribu untuk pecahan Rp 2.000, Rp 500 Ribu untuk pecahan Rp 5.000, Rp 1 Juta untuk pecahan Rp 10 Ribu dan Rp 2 Juta untuk pecahan Rp 20 Ribu.

Hingga penutupan penukaran, BI masih menghitung jumlah uang yang berhasil ditukar. Penukaran uang tersebut pun melibatkan sejumlah perbankan diantaranya Bank Mandiri, BRI, BNI dan Muamalat. (tr-49/ar)