Warga Tunggu Bulog Stabilkan Harga Jagung 

×

Warga Tunggu Bulog Stabilkan Harga Jagung 

Share this article

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Lukman Botutihe menegaskan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk dapat menseriusi persoalan harga jagung yang turun drastis. Lukman meminta kepada Bulog untuk tidak hanya membuat surga telinga, namun tidak ada tindakan nyata.

“angan hanya berjanji saja untuk menginterfensi harga jagung ahar stabil. Namun yang dibutuhkan oleh para petani yakni tindakan nyata daei Bulog,” ungkapnya.

Saat ini lanjut Lukman, harga jagung turun drastis hingga Rp 1.800 per kilogram. Harga tersebut tentu sangat jauh dari harapan masyarakat atau para petani. Dengan harga tetsebut, tentu yang ada para petani akan semakin merugi.

Menurut Lukman, Bulog pernah berjanji untuk menstabilkan harga jagung pada kisaran Rp 3.000 per kilogram. Namun pada kenyataanya sampai saat ini tindakan nyata mereka tak kunjung nampak.

“Sementara para petani terus meradang dengan kondisi yang ada saat ini. Dengan harga tersebut, para petani justru hanya dapat mengembalikan biaya mulai dari pembersihan ladang hingga penanaman dan perawatan. Untuk keuntungan yang diharapkan tentu tidak ada,” ujarnya.

Selain itu juga, dengan kehadiran Presiden untuk melakukan panen raya jagung seakan tidak ada artinya jika harga jagung tidak dapat di dongkrak naik. Harusnya dengan kehadiran orang nomor 1 di negeri ini dan melakukan panen raya jagung akan membawa dampak kenaikan harga.

Di sisi lain, alasan kenapa harga turun salah satunya kadar air yang tinggi. Hal ini tentu bukan alasan yang urgen. Para petani kata Lukman tentu sangat mengetahui akan hal ini. “Olehnya, peran Bulog dalam menstabilkan harga sangat ditunggu dan harus nampak bukan hanya hoaks,” tandasnya. (abk/hg)