Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waspada! Aksi Bobol Mobil Merajalela, Giliran Warga Dulamayo Jadi Korban

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 25 Juli 2017 | 10:53 Tag: , , ,
  

GORONTALO Hargo.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo belum mampu mengungkap aksi pembobolan mobil dengan modus pecah kaca, yang terjadi di Jl 23 Januari Telaga, Kabupaten Gorontalo, Kamis (13/7) lalu.

Korbanya adalah karyawan PT Putra Kencana yang harus kehilangan Rp 300 juta. Kasus serupa terjadi lagi. Senin (24/7) kemarin, Ramlan Bilondatu (26) warga Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, harus gigit jari setelah uang tunia Rp 21 juta yang baru diambilnya dari BRI Unit Telaga, digondol maling. Kondisi ini tentunya memaksa masyarakat Gorontalo harus lebih waspada.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Ramlan yang keseharianya sebagai sopir itu bersama istrinya yang menggunakan mobil avanza hitam DB 1796 MC, baru saja bertransasksi di BRI Telaga. Usai mdenarik uang Rp 21 juta untuk kebutuhan pengembangan usaha keluarga, mekara lalu menuju kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Jl Prof Jhon Ario Katili, Kota Gorontalo.

Setibanya di depan kantor BPJS, Ramlan dan istrinya langsung masuk ke dalam kantor penyelenggara kesehatan itu dengan maksud mengurus kartu BPJS miliknya bersama sang istri.

Tanpa rasa curiga, Ramlan kemudian meninggalkan uang yang terbungkus dalam plastik berwarna hitam itu di dalam mobil, tepatnya di dalam dashbor depan mobil. Tak lupa untuk memastikan keamanan uang miliknya itu, Ramlan juga mengunci mobilnya.

Mobil hanya diparkir di depan kantor BPJS. Barulah setelah Ramlan dan istrinya selesai mengurus kartu BPJS miliknya dan kembali ke dalam mobil, Ramlan mendapati kaca mobil depan sebelah kiri milliknya sudah dalam keadaan pecah. Mata Ramlan langsung tertuju pada dasbor mobil.

Tas plastik berisi uang Rp 21 juta yang terletak disitu, tak ada lagi. Ramlan dan isterinya panik. Mereka lantas melaporkan ke Polisi. Tak berlangsung lama, Polisi melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Drs Rachmad Fudail, MH melalui Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tricahyono saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa pembobolan itu. AKBP Wahyu juga mengatakan, pihaknya sejauh ini sudah melakukan langkah-langkah hukum lainnya, termasuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban dan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Korban sudah kami periksa, dan sejumlah saksi juga ikut diperiksa,” terangnya.

Uang ini sendiri menurut pengakuan korban kepada pihak kepolisian, akan digunakan untuk membangun sebuah usaha baru. “Kasus ini sudah kali kedua yang terjadi di bulan Juli 2017 ini, makanya masyarakat kami minta untuk waspada saat membawa uang dalam jumlah besar, karena disinyalir para pelaku yang melakukan aksi ini sudah membuntuti pelaku sejak dari bank,”tandasnya seraya berkata, kasus Rp 300 juta, polisi masih belum mendapatkan identitas pelaku. (tr-45/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar