Selasa, 30 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waspada! Penipuan Berkedok Oknum Sales

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 20 Januari 2018 | 09:39 AM Tag: , ,
  

GORONTALO , Hargo.co.id  – Belakangan ini warga mulai resah dengan oknum yang mengaku sebagai sales barang harian. Mereka menawarkan bantuan dalam bentuk permodalan namun meminta sejumlah uang dengan dalih akan dibuatkan spanduk atau baliho produk mereka. Tak sedikit warga yang menjadi korban penipuan.

Bahkan, modus ini kini menjadi bahan perbincangan warga Gorontalo di media sosial belakangan ini.

Dari Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sejumlah warga mengaku pernah didatangi oleh orang yang mengaku sebagai oknum sales yang menjual barang harian di kios-kios kecil warga. Namun mereka mengimingi pemilik kios akan membantu kios tersebut agar lebih maju dengan memberikan modal Rp 2 Juta.

Namun dengan syarat-syarat harus memberikan uang Rp 300 Ribu untuk dibuatkan baliho atau spanduk.

Setelah pemilik kios memberikan permintaan oknum sales ini, mereka berpura-pura akan kembali lagi sore harinya untuk mengantar baliho dan uang yang dijanjikan kepada korban.

Namun setelah menunggu berhari-hari, para pelaku tak kunjung menampakkan batang hidungnya lagi.

Beredar kabar bahwa para pelaku saat ini sedang mengincar korban lainnya di wilayah Limboto. Olehnya, dalam postingan salah satu warga di sosial media meminta agar lebih hati-hati dengan oknum-oknum yang mengaku sales tersebut.

Lain halnya dengan pengakuan Usni (24) yang pernah didatangi orang serupa. Menurutnya, awalnya oknum sales mempromosikan barang seperti minuman cup, rokok dan lain-lain.

Namun setelah itu mereka mempromosikan itu salah satu obat kesehatan yang harganya Rp 300 Ribu tapi bisa dapat hadiah tempat rokok dan akan dibuatkan spanduk.

“Mereka bilang itu harus karena spanduk itu ada macam-macam gambar produk termasuk obat. Kalau tidak mau beli itu obat otomatis tidak bisa dapat spanduknya.

Mereka juga minta uang DP (panjar). Pokoknya berusaha supaya saya bisa kasih uang, biar cuma seratus,” ujarnya. Usni mengatakan jika aksi mereka sangat meyakinkan dan sulit dicurigai.

“Tidak mungkin mo ta tipu karena obat mereka kase tinggal. Setelah di cek ternyata harga obat yang ditawarkan itu hanya murah,” tutup Usi.

Kasat Reskrim Polres Gorontalo AKP Rhemmi Bheladona SIK mengungkap jika pihaknya saat ini sedang mengusut dugaan penipuan yang saat ini ramai di perbincangkan di media sosial, terlebih di korban sendiri sebagian berada di wilayah hukum Polres Gorontalo.

“Saya harap juga kepada warga untuk lebih berhati-hati terhadap orang-orang yang dicurigai jika mendapati hal-hal serupa yang dialami warga lainnya segera laporkan ke pihak Kepolisian setempat,” jelas Rhemmi.(tr-56)

(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar