Wisatawan Tiongkok Banjiri Manado di November-Desember 2016

×

Wisatawan Tiongkok Banjiri Manado di November-Desember 2016

Share this article
dok.Kemenpar Bersiap-siap menutup tahun 2016, Program wisata North Sulawesi Christmas Festival yang menarik akan digelar.

Geliat ekonomi Sulawesi Utara dari pariwisata memang terlihat sangat bergairah. Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sulut pada triwulan tiga menyentuh angka 6,01 persen.

Walau berada di bawah PE Sulawesi Selatan (7,9 persen), namun angka tersebut melampau PE nasional yang hanya 5 persen. Korah yakin, pada triwulan empat, ekonomi Sulut masih akan merangkak naik hingga menyentuh 6,6 persen.

“Pendorong utamanya ya pariwisata. Kami jadi makin semangat karena dampak dari even yang kami gelar berimbas sangat positif. Semua semakin jelas, makin terarah, dan terukur,” ungkapnya.

Saat ini, masih ada Lomba Musik Kolintang yang bisa dinikmati 14 Desember 2016 di Cafe Pirates.

Ada juga Lomba Musik Bambu, 15 Desember 2016 (Cafe Pirates), Christmas Band Competition, 16-17 Desember 2016 (Marina Plaza), Parade Kendaraan Hias, 17 Desember 2016, (Kota Manado), Christmas Vocal Group Competition, 18 Desember 2016 (Marina Plaza), Festival Maengket dan Kabasaran 19-20 Desember 2016 (Marina Plaza), Christmas Masamper Competiton, 22 Desember 2016 (Marina Plaza), serta Pohon Natal Terbesar, 28 Desember 2016 (Megamas).

Lanjutan even heboh lainnya adalah Kue Natal terbesar, 28 Desember 2016 (Megamas), Pawai Santa dan Malaikat Natal, 28 Desember 2016 (Mantos), Ibadah Natal Nasional, 28 Desember 2016 (Lapangan Maesa Tondano), Christmas Theatre 28,29,30 Desember (Cafe Pirates),Christmas Horse Sport dan Roda Sapi, 29-30 Desember 2016 (Paniki).

Semua even tadi akan diakhiri dengan Malam Old and New, 31 Desember 2016 di Marina Plaza. “Silahkan datang.Kami siap menyambut setiap tamu dengan layanan terbaik,” ungkap Korah.

Untuk penyambutan tamu yang ingin merasakan sensasi Natal di daerah tropis, layanan Sulawesi Utara memang tak perlu diragukan lagi. Sepanjang 2016 ini, 40.000-an wisman yang berkunjung ke daerah ini umumnya mengacungi dua jempol untuk Sulawesi Utara.

Tak heran, pada Desember 2016 ini, hampir 100 persen hotel dan resort di seluruh Sulawesi Utara sudah fully booked hingga akhir tahun. “Suasananya sudah hampir mendekati Christmas in the Tropic di Singapura.

Pengalaman merayakan Natal di daerah tropis ternyata banyak disukai wisman Tiongkok serta wisatawan dari daerah dingin dan bersalju seperti Korea dan Jepang,” jelas Korah.

Dia optimistis, agenda ini akan menarik sekitar 10.000 wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Imbasnya, ekonomi Sulawesi Utara pun akan tumbuh.

“Kalau kita kalkulasi, setiap wisatawan kira-kira menghabiskan Rp4 juta saat berada di sini. Berarti even ini akan menghasilkan keuntungan Rp40 miliar. Tentu jumlah yang besar ini akan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulut.Hotel, rental mobil, pertanian, industri makanan, UMKM, semua akan terkena dampaknya,” ungkapnya. (Hg)